Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan memfokuskan upaya penataan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang Serpong selama satu tahun.

Rencana tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.

Saat ini, Dinas Bina Marga Kota Tangsel sedang melakukan perbaikan jalan masuk menuju TPA Cipeucang, yang berdampak pada antrean truk pengangkut sampah di Jalan Raya Serpong, tepatnya dekat Kantor DPRD Tangsel pada pukul 11.00 WIB.

TPA Cipeucang Serpong saat ini jalan masuknya lagi dirapikan oleh Dinas Bina Marga,” ungkap Pilar pada Selasa (8/4).

Pilar menjelaskan bahwa penataan TPA Cipeucang Serpong ini terkait dengan rencana membuka lahan baru untuk pembuangan sampah di lokasi tersebut, yang akan berdekatan dengan tempat pengolahan maggot.

“Kita lakukan sanitary landfill dulu di situ,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tangsel telah mempersiapkan beberapa skema penanganan sampah, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam waktu dekat, mereka akan menjalin kerjasama dengan daerah lain, termasuk Pandeglang, Lebak, dan beberapa wilayah di Jawa Barat untuk pengelolaan sampah. Pilar menambahkan,

“Untuk satu tahun ke depan kita sudah komunikasi dengan beberapa daerah termasuk Pandeglang, Lebak dan Jawa Barat untuk bagaimana kerjasama pengolahan sampah.”

Pilar juga menjelaskan bahwa pemilihan mitra kerjasama masih dalam tahap kajian, yang mencakup efisiensi transportasi dan volume pengangkutan sampah hingga 500 ton per hari.

“Mana yang lebih efektif, murah, itu yang kita ambil dengan catatan bisa menampung sampah dengan kuantitas yang banyak minimal 500 ton,” ucapnya.

Meskipun kerjasama dengan daerah lain tetap dilakukan, Pilar menjelaskan bahwa hal ini bersifat sementara sembari menunggu pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga sampah yang diperkirakan membutuhkan waktu hingga 3 atau 4 tahun untuk selesai, karena saat ini masih dalam tahap penyelesaian administrasi.

“Karena membutuhkan waktu sampai 3 atau 4 tahun dari ground breaking sampai selesai. Teknologinya juga didatangkan dari luar. Jangka panjang itu dengan pembangkit listrik tinggal tahapan administrasi yang akan diselesaikan,” jelasnya. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com