Beritabanten.com — Setiap anak memiliki kemampuan dan ketertarikan yang berbeda dalam belajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung).

Oleh karena itu, orang tua tidak perlu memaksakan anak untuk belajar calistung jika anak belum menunjukkan minatnya.

Memaksa anak belajar terlalu dini justru dapat menimbulkan stres dan mengurangi minat mereka untuk belajar, kata para ahli.

Menurut IDAl, usia 4-5 tahun merupakan periode yang tepat untuk memperkenalkan pre-reading skills atau kemampuan pra-membaca pada anak.

Di usia ini, anak-anak bisa dikenalkan dengan huruf dan angka, mendengarkan sajak berima, serta mencocokkan kata dengan bunyi awal dan akhir yang sama.

Pada usia 6-7 tahun, anak-anak mulai bisa belajar membaca dan menulis secara lebih intensif. Sementara itu, untuk kemampuan berhitung, anak-anak yang berusia 4-5 tahun sudah mulai memahami konsep jumlah dan berhitung hingga angka di bawah 20.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan berhitung anak akan semakin meningkat, terutama setelah usia 6 tahun.

Penting bagi orang tua untuk mengenalkan calistung pada anak sesuai dengan tahapan perkembangannya, agar mereka dapat belajar dengan cara yang menyenangkan dan tidak terbebani. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com