Beritabanten.com — Gen Z dan Milenial menunjukkan perbedaan dalam cara mengelola keuangan di era digital, terutama dalam penggunaan layanan seperti paylater dan pinjaman online.

Menurut Direktur Insight Investments, Ria M. Warganda, kemudahan akses ini dapat meningkatkan risiko kesulitan keuangan jika tidak dikelola dengan bijak.

Milennial cenderung menggunakan paylater untuk pengeluaran esensial, seperti tagihan internet (57%) dan kebutuhan bulanan (55%). Sementara itu, Gen Z lebih banyak menggunakan layanan tersebut untuk gaya hidup, seperti perjalanan dan hiburan (54%) serta fashion (42%).

Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, menyebutkan bahwa total pinjaman lewat paylater mencapai Rp 26,37 triliun pada Agustus 2024. Tren ini menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan digital agar tidak terjebak dalam utang yang berisiko.(Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com