Beritabanten.com – Pemerintahan Kota (Pemkot).Serang melakukan berbagai upaya dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya. Namun, targetnya dikatakan lebih kongkrit berada di bawah target nasional sebesar 14%.

Demikian disampaikan oleh Pj Walikota Serang Yedi Rahmat ketika membuka rapat kerja percepatan penurunan stunting tingkat Kota Serang di Ballroom Hotel Wisata Baru, kemarin.

Turut hadir Sekda Kota Serang Nanang Saefudin, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Effendi, Asda II Yudi Suryadi, para Kepala OPD, para Camat, dan para kader.

“Bahwa kegiatan kali ini, kita mengadakan rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting di Kota Serang, sedangkan target stunting dari pemerintah pusat 14% untuk tahun 2024”, ucap Yandri.

Ia pun berharap ada hasil untuk penurunan stunting di Kota Serang.

“Mudah-mudahan aja Kota Serang bisa tembus di angka itu, karena pada hari ini (Kamis, red) inputan di sistem e-PPGBM (elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) kita sudah mencapai angka 56,68% yang ditargetkan akhir Juni harus mencapai di atas 95%”, harapnya.

Lebih lanjut ia menekankan langkah dari semua pihak dengan mempertimbangkan secara matang semua langkah yang diambil.

“Mungkin langkah-langkah kita ke depan juga harus lebih konkret dan teman-teman harus mengisi di aplikasi secara tepat waktu agar program-program yang direncanakan oleh pemerintah pusat, khususnya penanganan stunting bisa berjalan dengan baik”, imbuhnya.

Terakhir ia berpesan kegiatan dapat diimplementasikan oleh semua pihak untuk pendataan.

“Kegiatan ini juga akan memompa semua petugas gizi yang ada di masing-masing Puskesmas dan petugas yang lainnya yang ada di dinas kesehatan dan di bawah Pak Anton juga untuk menginput di aplikasi tersebut”, tutup dia.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com