Beritabanten.com – Pengamat kebijakan publik dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Memed Chumaedy, menilai bahwa pertemuan politik yang melibatkan jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang, anggota DPRD Fraksi Golkar, para pengurus kecamatan (PK), serta tokoh sentral seperti Ahmed Zaki Iskandar dan Intan Nurul Hikmah, bukanlah sekadar silaturahmi biasa.
Menurut Memed, dalam konteks politik, pertemuan tersebut mengandung makna strategis yang erat kaitannya dengan agenda konsolidasi menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kabupaten Tangerang.
“Silaturahmi ini saya pandang sebagai bagian dari pemanasan menjelang Musda. Adanya tokoh-tokoh penting yang terlibat menunjukkan bahwa ini lebih dari sekadar acara seremonial,” ujar Memed, Minggu (13/7/2025).
Ia menyoroti kehadiran dua sosok sentral, yakni Ahmed Zaki Iskandar sebagai tokoh senior Golkar Tangerang dan Intan Nurul Hikmah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati sekaligus kader perempuan Golkar yang dinilai berprestasi. Keduanya diyakini memiliki pengaruh besar dalam arah politik internal partai.
“Ini merupakan bagian dari pemetaan kekuatan politik. Keterlibatan fungsionaris DPD, anggota DPRD, dan pengurus PK Golkar mengindikasikan adanya konsolidasi yang sedang dibangun untuk memperkuat basis suara menjelang pemilihan ketua DPD,” jelasnya.
Memed juga melihat pertemuan tersebut sebagai langkah awal penjajakan jika benar Bu Intan akan maju dalam Musda mendatang. Pertemuan ini, katanya, bisa dibaca sebagai ajang penggalangan dukungan secara halus di internal partai.
“Apalagi dengan hadirnya Zaki Iskandar, itu bisa diartikan sebagai bentuk sinyal dukungan terhadap Bu Intan. Kehadiran beliau sangat bermakna dalam konteks politik internal Golkar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Intan dikenal aktif di berbagai sektor dan memiliki jaringan kuat, termasuk di kalangan perempuan dan generasi muda. Potensi ini bisa menjadi kekuatan baru di tubuh Golkar Kabupaten Tangerang.
“Kalau dinamika ini terus berkembang, sangat mungkin Bu Intan akan menjadi kandidat kuat dalam Musda nanti. Silaturahmi ini bisa menjadi panggung awal membangun legitimasi di hadapan struktur partai,” pungkas Memed. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan