Beritabanten.com – Pengelolaan keuangan dan aset daerah bukan perkara mudah, karena harus melibatkan kedisiplinan aparatur dalam bekerja sesuai dengan tugas masing-masing.
Ajang penilaian atas kinerja pengelolaan menjadi ujian paling berat, dengan pemenuhan syarat administrasi pelaporan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Namun, ujian berat tersebut mampu dilalui oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yang kali ini mendapat kembali prestasi penilaian tinggi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Tahun Anggaran 2025
Sumber media menyebutkan bahwa penilaian meliputi 9 indikator, di antaranya raihan MCP di 8 area, bagaimana pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), pengelolaan ASN serta pengelolaan Barang dan Jasa (Barjas).
Selain itu penilaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) yang didalamnya ada empat unsur yang harus mereka penuhi.
Dengan penilaian tersebut, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meraih peringkat pertama dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah se-Provinsi Banten pada Triwulan II Tahun Anggaran 2025.
Pemkot Tangsel meraih nilai 85,79 dengan predikat sangat baik, mengungguli Kota Tangerang dengan poin 84,30 dan Kabupaten Tangerang dengan nilai 80,31.
Kabar tersebut didapat dari Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Billy yang telah menerima langsung penghargaaan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi di Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang. Provinsi Banten pada Rabu 17 September 2025.

Hasil Kerja Keras Bersama
Billy menjelaskan penghargaan tersebut sebagai tanda dedikasi tulus aparatur pemerintahan dengan bekerja keras saling bahu membahu. Satu unit dengan yang lain terus melakukan koordinasi penyusunan semua admintrasi pelaporang.
Meski demikian, Billy mengingatkan untuk tidak berpuas diri dengan pencapaian di triwulan kedua. Harusnya penghargaan, kata dia, bisa jadi pendorong untuk lebih baik lagi dalam bekerja di sisa Tahun Anggaran 2025.
“Semoga dengan diraihnya penghargaan kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah ini bisa menjadi pendorong untuk lebih meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan seluruh perangkat daerah, karena ini baru triwulan kedua, jadikan ini semangat,” katanya dari keterangan resmi yang dilihat redaksi pada Sabtu 20 September 2025.
Selain itu, kata dia, prestasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan serta aset daerah.

Tantangan Meningkatkan Kualitas Kerja
Dia menambahkan, penghargaan ini bukan hanya sebuah apresiasi, tetapi juga tantangan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas kinerja terus menerus.
Prestasi tersebut tidak mengagetkan, pasalnya Tangsel bukan kali ini mendapat penilaian yang baik dari Provinis Banten.
Pada tahun 2024 lalu, Pemkot Tangsel meraih juara 1 sekaligus menjadi juara umum dalam kategori pengelolaan keuangan dan aset daerah untuk pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
Tangsel meraih nilai sangat baik mencapai 86,46, mengalahkan kabupaten/kota lainnya termasuk juara sebelumnya yakni Kabupaten Tangerang.
Dan kini dengan capain prestasi tersebut, predikat juara umum 2024 bukan perkara mustahil akan terulang kembali. Tentu saja, jika pesan Billy untuk terus meningkatkan kinerja jadi patokan semua aparatur di Dinas BKAD Kota Tangsel. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan