Beritabanten.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan atau Pemkot Tangsel gencarakan pengaspalan wilayah sebagai respon atas ajuan warga.

Sebelumnya Warga RT 005  dan RT 007  RW 009 Kelurahan Pondok, Kecamatan Pamulang mengajukan perbaikan jalan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang di kantor Kelurahan Pondok Benda tahun 2024. Itu juga sebagai ajuan dari tahun sebelumnya 2023.

“Itu (pengaspalan) memang diajukan dalam Mustenbang 2024 karena kan jalan makam juga banyak dilalui orang. 2023 pernah diajukan,” kata salah seorang warga yang berjualan di lintasan jalan itu, Mpo Tati pada media Rabu pagi 16 Juli 2025.

Dia juga menyampaikan bahwa proses survei dlakukan pada bulan Februari 2025 berbarengan dengan jalan di Komplek Al-Falah II RT 005 RW 009 Kelurahan Pondok Benda. Tapi yang dulu dikerjakan jalan di dalam komplek tersebut pada bulan Maret 2025, tepatnya ketika bulan Suci Ramadhan 1446H/2025.

“Yang di dalam komplek yang duluan. Padahal pengennya bareng waktu itu, agar pas Hari Raya Idul Fitri bisa dinikmati para peziarah TPU Parakan,” kata dia.

“Kan ada pengajian 5 hari di makam juga, jadi ramai pengunjung. Tapi ini juga udah bersyukur saya mah. Yang penting diaspal,” dia tambahkan.

Meski demikian, dia mengeluhkan kebiasaan penguna kendaraan roda dua, terutama anak muda yang nanti memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Padahal, kata dia, banyak yang ziarah di waktu libur sehingga memungkinkan terjadi kecelakaan.

“Biasanya warga minta dibuatkan tanggul lagi, agar nanti bisa menahan kecepatan motor anak-anak. Motor listrik tuh yang parah karena pengemudi masih di bawah umur,” ucap dia.

Mpo Tati meyakini pembangunan jalan dengan aspel baru bisa meningkatkan pendapatan warga sekitar, terutama yang berjualan di sekitar TPU Parakan.

“Dalam makam kemarin sudah dibangun paving blok yang membuat peziarah nyaman parkir kendaraan. Warung juga pada ramai.” kata dia.

“Kalau hari ini (Rabu 15 Juli 2025,red) jalan diaspal saya yakin bisa membuat jualan laku. Kita mah kan harus tetap yakin kalau usaha, apalagi ini kan makin nyaman berkendara,” demikian dia berharap.

Redaksi berhasil mendapatkan data volume jalan yang akan di-aspel yakni 200 M panjang dengan lebar jalan 3 M. Alat berat dengan tukang juga terpantau membersihkan kotoran dari jalan agar nanti aspel mudah menempel di jalan.

Udara masih cerah tanpa tanda akan turun hujan yang menurut tukang sangat bagus ketika dilakukan pengaspalan. Jika hujan turun, aspal dalam truk juga dikatakan akan rusak karena suhu dingin dalam waktu tertentu.

“Alhamdulillah udara cerah juga bang. Jadi nanti ngaspalnya mudah kering dan kita juga bisa pindah ke lokasi lain yang menunggu unfuk dikerjakan,” kata seorang tukang yang sedang membersihkan dedaunan dan krikil di jalan dengan sapu lidi.

Sampai berita ini tayang, redaksi masih menunggu penjelasan lain dari bagian Ekonomi dan Pengembangan atau Ekbang dari Kelurahan Pondok Benda. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com