Beritabanten.com – Pemerintah Kota Cilegon tengah mematangkan persiapan 63 peserta qori yang akan mewakili daerahnya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-22 tingkat Provinsi Banten tahun 2025. Sejak dua bulan terakhir, proses pembinaan dilakukan secara intensif.

Pelatihan tersebut mencakup sejumlah cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz 1 dan 5 juz, fahmil Qur’an, cerdas cermat, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Cilegon, Rahmatullah, menyatakan bahwa meski sarana pembinaan masih terbatas, antusiasme peserta tetap tinggi.

“Kegiatan difokuskan di area Setda karena keterbatasan pemanfaatan Gedung Islamic Center yang pengelolaannya berada di tangan yayasan swasta,” ungkap Rahmatullah melalui sambungan telepon, Minggu (20/4/2025).

Dalam mendukung proses pembinaan, Pemkot Cilegon telah menggelontorkan dana sebesar Rp 600 juta. Anggaran tersebut mencakup biaya transportasi, konsumsi, hingga honorarium para pelatih yang berasal dari daerah maupun tingkat provinsi.

Namun, masih terdapat kendala fasilitas, terutama bagi peserta cabang kaligrafi yang terpaksa berlatih di teras Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) dengan kondisi pencahayaan yang kurang memadai.

Rahmatullah berharap, ke depan Pemkot Cilegon bisa mengambil alih pengelolaan Gedung Islamic Center agar kegiatan pembinaan dapat dilaksanakan secara lebih optimal. “Kalau Islamic Center dikelola Pemkot, tentu akan lebih mudah untuk mendukung kegiatan pembinaan. Saat ini masih terbatas,” katanya.

Meski sarana belum ideal, Pemkot tetap percaya diri dengan semangat dan dedikasi peserta. Mereka optimis bisa meraih hasil lebih baik dalam MTQ mendatang.

Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi, pemerintah juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang mampu meningkatkan peringkat. “Kalau bisa naik dari lima besar ke tiga besar, akan ada reward dari Pemkot Cilegon,” pungkas Rahmatullah. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com