Beritabanten.com — Proses pemilihan Paus baru akan resmi dimulai pada Rabu, 7 Mei 2025, pukul 15.00 waktu setempat.

Sebanyak 133 kardinal dari berbagai belahan dunia akan berkumpul di Kapel Sistina, Vatikan, untuk memilih pemimpin baru Gereja Katolik setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April lalu.

Konklaf ini akan dilaksanakan secara tertutup dan penuh khidmat, sesuai dengan tradisi Gereja Katolik yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Demi menjaga kerahasiaan dan kekhusyukan proses pemilihan, seluruh sinyal telepon seluler di wilayah Vatikan akan diputus sementara. Para kardinal juga dilarang membawa ponsel atau perangkat elektronik lainnya ke dalam konklaf.

Meski demikian, umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus tak perlu khawatir. Sinyal tetap tersedia di area tersebut, sehingga para peziarah dan pengunjung masih dapat mengikuti perkembangan terbaru secara langsung.

Pemutusan sinyal dan larangan penggunaan ponsel menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kesakralan dan keutuhan proses pemilihan Paus.

Tradisi ini akan berakhir setelah nama Paus baru diumumkan secara resmi kepada publik melalui balkon Basilika Santo Petrus.

Pemilihan ini akan menjadi momen penting bagi 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia, yang tengah menantikan pemimpin spiritual baru pasca wafatnya Paus Fransiskus yang telah memimpin sejak 2013.(Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com