Beritabanten.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo menyebabkan akumulasi sisa makanan di berbagai sekolah setiap harinya.
Menanggapi fenomena ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)telah mengeluarkan surat edaran tentang pengelolaan limbah makanan di seluruh daerah.
Diperkirakan, jumlah sisa makanan yang dihasilkan oleh program MBG di seluruh Indonesia mencapai 2.400 ton per hari.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Nindy Sabrina, menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memanfaatkan sisa makanan ini, salah satunya untuk budidaya maggot.
“Kami telah mengarahkan agar sisa makanan dari program MBG ini digunakan untuk budidaya maggot,” ungkap Nindy pada Senin (20/1/2025).
Selain untuk maggot, sisa makanan dari sekolah-sekolah juga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai pakan ternak, seperti ayam dan entok.
Nindy menyebutkan bahwa warga di Tangsel telah mulai mengambil sisa makanan dari sekolah-sekolah untuk pakan ternak mereka.
Program MBG sendiri dimulai serentak di seluruh Indonesia pada 6 Januari 2025. Di Kota Tangsel, tujuh sekolah sudah menerapkan program ini sebagai upaya untuk meningkatkan gizi siswa. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan