Beritabanten.com – Pasar Saraswati Ciledug mempunyai cara unik yang bisa jadi contoh bagi yang lain dalam mengelola tumpukan sampah orangik yang menggungung.
Pasar yang berada di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang ini, mampu mengurangi sampah secara signifikan dengan program budi daya manggot hingga mencapai tiga ton setiap hari, setelah dua bulan berjalan.
Pengelola Pasar Saraswati Ciledug Rudi Hendra Priyatno menjelaskan, awalnya program ini sebagai tindak lanjut dari pengembangan Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Pasar Saraswati Ciledug.
Tapi kini, program budi daya maggot berhasil mengolah semua sampah organik di pasar seperti sisa sayur, buah dan makanan menjadi media tanam, pupuk, kompos, bahkan pakan ternak yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang sampai pengunjung pasar secara gratis.
“Kami menginisiasi budi daya maggot ini untuk mengedukasi pedagang dan pengunjung pasar untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar,” ujar dia, dinukil dari keterangan resmi, Selasa 21 Oktober 2025.
“Sejauh ini sudah mulai kelihatan hasilnya, budi daya maggot di sini sudah bisa mengurangi sekitar satu truk atau 3 ton sampah organik setiap harinya,” dia tambahkan.
Ia melanjutkan, program maggot yang mulai berjalan efektif ini akan terus dikembangkan secara jangka panjang.
Nantinya, larva dari serangga lalat hitam atau black soldier fly (BSF) yang bisa mengurangi populasi lalat hijau sehingga berkontribusi besar terhadap kualitas kebersihan sanitasi dan kesehatan lingkungan di area pasar secara keseluruan.
“Adapun, hasil olahan sampah kami sudah bisa memproduksi 2-3 kwintal pupuk setiap bulannya yang biasanya akan dibagikan setiap Jumat kepada pedagang atau pengunjungn untuk dimanfaatkan di rumah masing-masing,” beber dia.
Pihaknya membuka pintu lebar untuk masyarakat umum yang membutuhkan pupuk, kompos, sampai media tanam bisa datang langsung ke tempat budi daya maggot di tengah Pasar Saraswati Ciledug.
“Budi daya maggot di Pasar Sarawasti Ciledug diharapkan dapat menginspirasi pengelola pasar lainnya di Kota Tangerang dalam memperbaiki tata kelola pasar yang bersih, sehat dan ramah lingkungan,” demikian dia berharap. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan