Beritabanten.com – Adalah Marcus T. Cicero yang mengatakan ‘Hadiah lebih indah apa yang dapat kita tawarkan pada negara selain mengajar orang muda?.’

Pertanyaan tersebut dimaksudkan untuk pihak berwenang yang masih enggan meningkatkan kualitas seorang guru.

Padahal guru mempunyai posisi penting dalam menyemai tunas bangsa, terlebih di wilayah yang mempunyai banyak kampus.

Lalu apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dalam menjadikan guru tumpuan harapan dalam dunia pendidikan.

Jawabannya, tingkatkan kualitas profesional guru yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan anak.

Kota yang dipimpin Benyamin Davnie tersebut punya perhatian khusus pada peningkatan kualitas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ilustrasi guru PAUD sedagng mengajar – Net.

Pematangan Akademik Guru

Inilah yang terbaca dalam pematangan akademik sebanyak 95 guru PAUD yang kini mengabdi di sejumlah tempat di Kota Tangsel.

Mereka yang dipilih secara merata dari perwakilan kecamatan se-Tangsel, kini resmi mendapatkan jaminan biaya pendidikan Strata Satu (S1).

Pemkot Tangsel  menanggung biaya kuliah para guru tersebut melalui skema beasiswa penuh maupun bantuan pendidikan, hingga mereka menyelesaikan studi.

Sejumlah guru itu nantinya akan lebih cakap dalam menjalankan tugas mulia mendidik anak di sekolah masing-masing.

Biaya pendidikan jadi kunci bagi mereka yang tidak berkecukupan saat yang sama harus terus meningkatkan mutu pendidikan anak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, membeberkan 94 guru tersebut menempuh perkuliahan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Katanya terdapat 71 guru PAUD berijazah SMA melanjutkan ke S1 PAUD melalui program beasiswa penuh, sementara 24 guru PAUD yang sudah memiliki ijazah S1 non-PAUD mendapat bantuan pendidikan untuk menempuh S1 PAUD agar lebih linear dengan profesinya.

“Para penerima berasal dari tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan,” ujar Deden, dilihat redaksi dalam keterangan resmi pada Jumat 26 September 2025.

“Mereka telah mengikuti orientasi mahasiswa baru pada Sabtu (20/9/2025) dan kini aktif menjalani perkuliahan di Universitas Terbuka,” Deden tambahkan.

Jajaran Dindikbud Kota Tangsel paparkan prospek beasiswa Guru PAUD Tangsel – Istimewa.

Peningkatan SDM Pendidik

Bagi Deden, jaminan pendidikan guru tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekolah PAUD, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga PAUD.

“Dengan SDM guru PAUD yang berkualitas, partisipasi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke PAUD diharapkan meningkat,” beber dia.

Tanpa intervensi pemenuhan kebutuhan biaya pendidikan, guru tidak akan mampu mengejar target pendidikan anak minimal di Kota Tangsel.

“Ini juga bagian dari percepatan pemenuhan wajib belajar 13 tahun, dengan satu tahun di PAUD. Pendidikan usia dini menjadi fondasi penting bagi jenjang pendidikan berikutnya, sehingga kualitas gurunya harus benar-benar disiapkan,” kata Deden memberi alasan.

Selain itu, Deden menilai program beasiswa dan bantuan pendidikan S1 ini merupakan langkah perdana sekaligus uji coba.

95 Guru PAUD Tangsel kompak salam komando menyambut masa perkuliahan dengan beasiswa Pemkot Tangsel.- Foto Istimewa.

Program Rutin Beasiswa Guru

Pada masa mendatang, Pemkot Tangsel  berkomitmen menjadikan beasiswa sebagai program rutin dengan jumlah penerima lebih banyak.

“Tahun ini masih tahap awal dan uji coba. InsyaAllah ke depan jumlah penerima akan ditingkatkan, mengingat di Kota Tangsel terdapat sekitar 700 PAUD,” imbuh dia.

Selain itu, mulai tahun 2026 Pemkot Tangsel menargetkan 1.000 guru dan tenaga kependidikan PAUD berkualifikasi S1 hingga tahun 2029.

“Program tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Tangsel,” demikian Deden menutup. (Adv)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com