Beritabanten.com – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pakuhaji, Uci Sanusi mendorong agar Pemerintah Kabupaten Tangerang segera membangun SMPN 4 Pakuhaji.
Uci Sanusi mengungkapkan siswa pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Pakuhaji sudah ada 3 kelas dan setiap kelasnya 4 rombel berarti jumlah keseluruhan sudah mencapai 12 Rombel.
“Intinya kami PGRI Kecamatan Pakuhaji juga mendorong agar Pemkab Tangerang segera membangun SMP Negeri 4 Pakuhaji karena sudah ada 3 Kelas dengan jumlah 12 rombel, kalau rata-rata perkelas 40 siswa berarti sudah 480 ada kemungkinan 500 siswa,” ujar Uci Sanusi kepada awak media, kemarin.
Lebih lanjut Uci mengatakan, berdasarkan jumlah tersebut, siswa pada SMP Negeri 4 Pakuhaji lebih banyak dibanding siswa SDN Kohod 3. Hal itu menjadi keluhan pihak SDN Kohod 3 karena dari mulai kebersihan sekolah tidak terjaga sampai pasilitas sekolah SDN Kohod 3 banyak yang rusak.
“Kebersihan SDN Kohod 3 jadi tidak terjaga karena dipakainya pagi sore kemudian hampir setiap harinya ada saja bangku-bangku yang rusak kalau dibiarkan berlarut-larut menumpang di SDN Kohod 3 kan kasihan,” katanya.
Tidak hanya itu, lanjut Uci, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada SMP Negeri 4 Pakuhaji jadi tidak maksimal karena para siswa belajarnya tidak full.
“Harusnya kan mereka masuk pagi pulang jam 3, ini kan mereka masuk jam 1 dan pulang jam 5 sore cuma berapa jam saja belajar dan itu pasti mengurangi materi, karena jam belajarnya juga itu berkurang, pokoknya itu mengganggu pencapaian target kurikulum,” ungkapnya.
“Kalau sampai tahun depan tidak dibangun malah akan terus mengganggu SDN Kohod 3 karena dipastikan setiap tahunnya siswa SMP Negri 4 Pakuhaji itu bertambah seharusnya tahun ini dibangun masalahnya itu katanya masuk plotan agung Sedayu,” tandas Uci.
Sementara itu, Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji Arsin mengaku pihaknya kerap mendengar keluhan warganya baik langsung maupun tidak langsung, karena saat ini warganya yang bersekolah di SMP Negeri 4 Pakuhaji itu sudah 4 tahun mereka harus belajar menumpang di SDN Kohod 3.
“Sebenarnya lahan SMP Negeri 4 Pakuhaji sudah ada sejak kades lama namun lahan tersebut terplot pihak Agung Sedayu, maka untuk itu harus dipindahkan ditambah lahannya tidak layak untuk sekolahan karena tidak ada jalan,” ungkap Arsin.
Lebih lanjut Arsin mengatakan, untuk menindaklanjuti keluhan warganya itu pihaknya pun telah melakukan pengajuan lahan baru kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang letaknya berada didepan jalan utama Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
“Pengajuan lahan yang baru ini sudah kami lakukan, letaknya juga sangat strategis di depan jalan utama desa kohod, menurut saya sudah memenuhi syarat dan sudah di cek juga sama dinas pendidikan dan mereka sepakat dan sudah setuju,” katanya. [Red]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan