Beritabanten.com – Analisis komparatif yang dilakukan oleh lembaga penelitian media K-Entertech Hub terhadap serial populer Squid Game mencatat pencapaian luar biasa dari segi keuntungan.
Biaya produksi Season 1, yang sekitar 25 miliar won, menghasilkan pendapatan mencapai 1 triliun won, memberikan keuntungan sekitar 40 kali lipat dari biaya produksinya.
Memasuki Season 2, biaya produksinya meningkat signifikan hingga 100 miliar won, empat kali lipat dari Season 1. Berdasarkan tren yang ada, pendapatan untuk Season 2 diperkirakan mencapai setidaknya 1,5 triliun won.
CEO K-Entertech Hub menyatakan optimisme tinggi terhadap profitabilitas Season 2, meskipun tidak sebesar Season 1.
“Kami mengharapkan keuntungan setidaknya 10 kali lipat dari biaya produksi. Selain itu, dampaknya juga dapat dilihat dari kenaikan harga saham Netflix, peningkatan pelanggan baru, dan penguatan posisi Korea sebagai pemain utama dalam strategi konten global,” ujar sang CEO, dikutip media dari IG @Coppamagz, Rabu (1/1/2024).
Di sisi lain, Netflix mengambil sikap hati-hati dalam menanggapi prediksi ini. “Netflix adalah layanan streaming berbasis langganan bulanan, sehingga secara struktural berbeda dari layanan VOD atau bioskop dengan keuntungan yang berfluktuasi,” jelas perwakilan Netflix.
Prediksi ini menambah antusiasme terhadap perilisan Squid Game Season 2, yang diharapkan tidak hanya menghadirkan cerita menarik, tetapi juga melanjutkan dominasi serial Korea di panggung global. (Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan