Beritabanten.comHYBE, salah satu agensi K-Pop terbesar, tengah mendapat perhatian besar dari penggemar terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh strategi pemasaran dan penjualan albumnya.

Dalam Penghargaan K-pop Berkelanjutan 2024 yang diadakan oleh Kpop4Planet, komunitas penggemar yang peduli dengan isu krisis iklim, HYBE menduduki peringkat pertama dalam kategori “Pencemaran Lingkungan Tahun Ini.”

Hal ini disebabkan oleh taktik pemasaran album yang dinilai memperburuk krisis iklim.

Menurut Kpop4Planet, agensi besar seperti HYBE mendorong penggemar untuk membeli banyak salinan album fisik melalui berbagai strategi, seperti memberikan tiket fan meeting, photocard acak, dan versi sampul album yang berbeda.

Ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan album di minggu pertama perilisan, meskipun budaya mendengarkan musik secara daring sudah sangat berkembang. Peningkatan penjualan album fisik ini justru dianggap memperburuk dampak terhadap lingkungan.

“Kendati musik digital semakin dominan, penjualan album fisik dalam K-pop justru terus berkembang,” kata Kpop4Planet, kemarin.

Namun, HYBE juga mendapat pujian atas inisiatif mereka, seperti program “Mari Menuju Fan Meeting Ramah Lingkungan di Tahun Baru,” yang menunjukkan upaya mereka untuk mengurangi dampak lingkungan di industri ini.

Dalam survei yang melibatkan lebih dari 10.040 penggemar K-pop global, posisi kedua hingga keempat dalam kategori yang sama ditempati oleh YG Entertainment, SM Entertainment, dan JYP Entertainment. Survei ini dilakukan secara daring dari 16 November hingga 17 Desember 2024.

Sebagai bentuk tanggapan, Kpop4Planet mengadakan aksi di depan kantor pusat HYBE di Yongsan, Seoul, pagi ini dan menyerahkan trofi penghargaan berbentuk lightstick, yang melambangkan persatuan penggemar.

Trofi ini memiliki makna simbolis, yaitu sebagai simbol perjuangan untuk mengurangi dampak negatif dari praktik pemasaran album yang merusak lingkungan.

“Lightstick melambangkan ‘cahaya yang tidak pernah padam!’ Kami akan terus bekerja sama dengan penggemar untuk menghentikan pembelian album yang berlebihan yang merusak alam,” ujar Kpop4Planet. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com