Beritabanten.com – Human metapneumovirus (HMPV) merupakan virus yang tergolong dalam genus yang sama dengan virus penyebab Respiratory Syncytial Virus (RSV), campak, dan gondongan.

Meskipun umumnya menyebabkan gejala yang mirip dengan flu biasa, HMPV bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan yang lebih serius, bahkan menyebabkan pneumonia atau memperburuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, para peneliti memperkirakan sekitar 10 hingga 12 persen penyakit pernapasan pada anak-anak disebabkan oleh HMPV.

Meskipun sebagian besar kasus cenderung ringan, sekitar 5 hingga 16 persen anak-anak bisa mengalami infeksi saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia.

Gejala umum yang ditimbulkan oleh HMPV mencakup:

  1. Batuk
  2. Demam
  3. Hidung berair atau tersumbat
  4. Sakit tenggorokan
  5. Mengi (suara khas yang berasal dari saluran pernapasan yang menyempit)
  6. Sesak napas (dispnea)
  7. Ruam ( kondisi kulit yang ditandai dengan iritasi)

Virus ini menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut.

HMPV dapat menginfeksi siapa saja, namun beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit yang lebih serius, seperti balita, lansia, dan individu dengan riwayat asma atau PPOK.

Risiko lebih besar juga dialami oleh mereka dengan sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya akibat HIV, kanker, atau gangguan autoimun, atau akibat pengobatan yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyarankan beberapa langkah untuk mencegah penyebaran HMPV dan virus pernapasan lainnya:

  1. Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air selama minimal 20 detik.
  2. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum dicuci.
  3. Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, terutama yang dicurigai terinfeksi HMPV.

Jika seseorang sudah terinfeksi atau memiliki gejala mirip flu, tindakan pencegahan tambahan yang perlu dilakukan adalah:

  1. Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
  2. Mencuci tangan secara teratur dan benar.
  3. Menghindari berbagi cangkir dan peralatan makan.
  4. Menghindari mencium orang lain.
  5. Sebaiknya tetap di rumah dan istirahat saat sakit.
  6. Membersihkan permukaan yang mungkin terkontaminasi, seperti gagang pintu atau mainan bersama, juga dapat membantu menghentikan penyebaran HMPV.

Meskipun mayoritas kasus HMPV cenderung ringan, virus ini tetap perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.

Dengan memperhatikan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kita dapat mengurangi kemungkinan penyebaran dan melindungi diri dari infeksi saluran pernapasan yang dapat mengganggu kesehatan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com