Beritabanten.com – Harlah ke-6 Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia atau Pordi digelar di salah satu hotel di Kota Tangerang Selatan pada hari ini Sabtu 13 Desember 2025.
Avara juga akan melangsungkan turnamen naisonal dimino yang akan diikuti oleh para peserta yang hadir yang berasal dari berbagai pelosok tanah air.
Ini jadi momentum penting dalam merawat persatuan dan solidaritas para pecinta olahrga domino atau gaple di tanah air.
Ketua Pordi Kota Tangsel Robert Uman sebagai tuan rumah menyapa para peserta terutama perwakalikan dari pengurus Pordi di 28 provinsi di tanah air.
Kata dia kehadiran peserta dari berbagai tokoh masyarakat dari berbagai pelosok Banten dan tanah air sebagai bukti bisa merawat persatuan.
“Hari ini alhamdulillah Kota Tangsel dipercaya oleh pengurus pusat untuk menjadi tuan rumah dalam peringatan Harlah ke-6. Ini menjadi bukti persatuan dalam organisasi kita,” katanya.
Dia juga menyampaikan, pertemuan menjadi ajang konsoldasi para pengurus yang sebelumnya acara harlah digelar di berbagai tempat tanah. Kehadiran para tokoh dari berbagai macam profesi sebagai bukti bahwa olahraga domino di tanah air makin terus dimunati.
“Kami berharap nanti acaranya bisa digelar bergantian di kota lain, agar nanti bisa terus keliling Indonesia. Pordi akan terus jaya dengan semangat olahraga domino,” dia tambahkan.
Dia menyatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa tempat menarik lengkap dengan papan domino yang bisa digunkan oleh para peserta untuk nanti melakukan permainan domino.
Bahkan dengan seloroh, panitia telah mempersiapkan tim kesehatan hingga ambulans bagi peserta jika nanti ada yang memerlukan.
“Bermain domino mungkin menyebabkan sakit kepala ya, itu udah kita siapkan sampai ambulan. Tapi jangan sampai digunakan ya,” kata dia.
Sementara itu, Ketua PB Pordi Andi Jamaro Dulung menegaskan bahwa olahraga domino yang dilakukan oleh para anggota Pordi di tanah air tidak mengandung pptensi judi dan perbuatan tercela lainnya.
Dia berbagi cerita bahwa sejarah pembentukan Pordi untuk menyelamatkan olahraga domina dari perbuatan tercela seperi judi, narkoba, kriminal bahkan kesan menyia-nyiakan waktu.
Setelah Pordi lahir kata dia, bermain domino yang tadinya berkesan jelek kini sudah diterima oleh semua pihak, bahkan bisa dilaksanakan oleh kalangan elit di hotel berbintang.
“Kita sudah diskusi dengan MUI bahwa kita juga akan tetap menghormati ketentuan syariat Islam. Anggota Pordi harus berhenti jika adzan berkumandang. Bahkan tidak diperbolehkan merokok,” tegas dia.
Dalam momen Harlah ke-6 tahun ini, dia mengajak semua anggota Pordi untuk tetap menjaga olahraga domino tetap bersih dari perbuatan yang merugikan.
“Mari kita jaga olahraga domino ini bersama agar tetap diterima oleh masyarakat dengan tidak melibatkan unsur negatif. Dan selamat melakukan turnamen,” seraya mempersilahkan para peserta untuk mengikuti turnamen domini nasional yang akan digelar setelah acara usai. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan