Beritabanten.com – Keberadaan Rumah Singgah di Kota Tangerang sangat terasa bagi masyarakat yang masuk katergori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial atau PPKS, terutama bimbingan rohani.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani yang meninjau langsung kondisi PPKS di Rumah Singgah pada hari ini Senin 15 September 2025, menjelaskan, layanan rohani bisa membangkitkan semangat hidup penghuni Rumah Singgah.

“Selain kebutuhan dasar, kami juga memberikan bimbingan mental dan sosial. Dari sini, kami bisa mengarahkan mereka ke layanan rujukan lebih lanjut, mengembalikan ke keluarganya, atau bahkan memberi akses ke program pemberdayaan sosial,” papar Mulyani.

Sepanjang tahun ini, tercatat hampir 400 orang telah mendapatkan layanan di Rumah Singgah. Saat ini, terdapat sembilan peghuni yang tengah ditangani.

“Laporan kami selalu diperbarui setiap bulan. Mereka datang silih berganti, ada yang kembali ke keluarga, ada pula yang kami rujuk ke lembaga rehabilitasi sosial, baik milik pemerintah maupun swasta,” katanya.

Mulyani menjelaskan, Rumah Singgah beroperasi 24 jam untuk melayani masyarakat. Mereka yang bisa mendapatkan layanan ini adalah siapa saja yang mengalami permasalahan sosial, mulai dari orang terlantar, orang dengan gangguan jiwa, hingga warga tersesat di Kota Tangerang.

“Kami terus lakukan sosialisasi bahwa Dinas Sosial memiliki Rumah Singgah. Jadi, masyarakat yang menemukan atau mengalami kondisi sosial mendesak bisa menghubungi Dinsos Kota Tangerang,” katanya.

Dinas Sosial berkomitmen meningkatkan kualitas Rumah Singgah agar dapat berkembang menjadi sarana rehabilitasi sosial yang lebih representatif.

“Harapan kami, Rumah Singgah ini tidak sekadar menjadi penampungan sementara, tetapi juga wadah intervensi sosial yang mampu membantu warga bangkit dan kembali berdaya di masyarakat,” harapnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com