Beritabanten.com – Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional/Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) sepi peminat. Masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut jauh dari harapan, rendah dan jarang.
Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Lebak, Sehabudin mengatakan, tahun 2023 masyarakat yang telah memanfaatkan aplikasi SP4N-LAPOR, tercatat 119 pelapor.
Jumlah ini diakui Sehabudin masih sangat rendah dibandingkan kabupaten kota lainnya di Provinsi Banten.
“Karena di Kabupaten Tangerang itu hampir 2000 pelaporan yang masuk melalui SP4N-LAPOR pada tahun 2023,” kata Sehabudin di Rangkasbitung, Jumat (8/11/2024).
Sehabudin beralasan, rendahnya penggunaan SP4N-LAPOR informasi yang didapat masyarakat mengenai aplikasi ini masih kurang, sehingga pemerintah dinilai perlu untuk menyosialisasikan penggunaan SP4N-LAPOR lebih masif.
“Ini artinya pemerintah daerah harus memiliki political will dalam dalam membangun daerahnya dengan kebijakan-kebijakan yang tentunya berdasarkan aspirasi dsri Masyarakat. Salah satunya dalam menyosialisasikan penggunaan SP4N-LAPOR bagi masyarakat, karena melalui SP4N-LAPOR ini pemerintah jadi tahu apa yang diinginkan masyarakat,” ucap dia.
Sehabudin mengakui, SP4N- LAPOR bukanlah satu-satunya sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan kepada pemerintah. Akan tetapi aplikasi yang telah diterapkan di seluruh Indonesia oleh pemerintah ini dinilai lebih efektif dalam penggunaannya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan