Beritabanten.com – Nilai-nilai luhur Pancasila kembali digaungkan dalam kegiatan lintas agama yang digagas Yayasan CMR Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Vihara Kwan In Thang, Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang,, Kota Tangselx Selasa (2/6/2026).

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Selatan, H. Oki Rudianto, turut hadir dan menyampaikan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Terima kasih kepada pimpinan yayasan dan Generasi CMR yang telah menginisiasi peringatan Hari Lahir Pancasila dengan melibatkan semua unsur masyarakat,” ujarnya.

Ketua Yayasan CMR, Dr. Fachruddin Zuhri, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni telah menjadi agenda rutin yayasan selama tiga tahun terakhir.

“Setiap tahun kami memperingati Hari Lahir Pancasila. Kali ini kami mengangkat tema *Makna Luhur Pancasila dan Makna Implementatif Cerdas, Modern, dan Religius (CMR)*,” kata Fachruddin.

Menurutnya, konsep CMR merupakan pendekatan konkret untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat modern.

“Jika masyarakat mengamalkan nilai-nilai CMR dalam kehidupan sehari-hari, maka sejatinya mereka telah mengamalkan Pancasila. Begitu pula sebaliknya,” tegasnya.

Fachruddin menjelaskan, pelibatan tokoh lintas agama dalam kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat kerukunan dan mencegah potensi perpecahan yang kerap dipicu oleh marginalisasi berdasarkan keyakinan, etnis, maupun latar belakang budaya.

“Karena itu kami mengundang berbagai unsur lintas agama. Momentum ini juga kami manfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada para pejuang kerukunan, khususnya pengurus FKUB periode sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga mengaku memiliki kegelisahan sebagai orang tua terhadap tantangan yang dihadapi generasi milenial dan generasi muda dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus informasi media sosial.

“Media sosial bisa menjadi sarana edukasi, tetapi juga berpotensi menghadirkan narasi yang membahayakan generasi muda. Ke depan, kami akan memperkuat jaringan CMR dengan melibatkan lebih banyak anak muda,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Yudha Carnegie, menyoroti mulai memudarnya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Menurutnya, diperlukan langkah konkret agar nilai-nilai tersebut benar-benar terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam pergaulan dengan menolak segala bentuk perundungan (*bullying*) tanpa memandang latar belakang agama maupun identitas lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep CMR menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan, modernitas, dan religiusitas dalam interaksi sosial.

“Mengejar kemajuan tidak boleh membuat kita meninggalkan nilai-nilai religius. Dalam bergaul dan bermasyarakat, ketiga aspek tersebut harus tetap dikedepankan,” katanya.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur lintas agama di Kota Tangerang Selatan. Di akhir acara, diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan konstruktif guna memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com