Beritabanten.com – Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, nggak main-main. Dia bilang keras: anak-anak kita nggak boleh cuma jago ngerjain PR, tapi mentalnya lemah kayak tisu basah. Karakter, mental, budaya—itu yang harus dibangun!

Rabu (8/4/2026), semua kepala sekolah TK, SD, SMP se-Tangsel dikumpulin di Aula Blandongan Puspemkot. Sekalian ditandatanganin kerja sama sama HIMPSI, biar psikolog-psikolog bisa masuk dan bantu benerin mental anak-anak.

“Kalau cuma pintar tapi mental rapuh, buat apa? Anak harus dibekalin karakter, mental, dan budaya. Titik!” tegas Pilar tanpa tedeng aling-aling.

Kolaborasinya nggak setengah-setengah: IPSI, komunitas seni, HIMPSI, sama Dinas Pendidikan digandeng bareng. Semua buat bikin pendidikan **holistik**, bukan cuma hafal angka dan teori.

Sekolah? Harus aman dan nyaman! Program Sekolah Aman dan Nyaman lagi digaspol. Kekerasan atau pelecehan? Jangan harap bisa lolos.

“Siapa yang berani nakal sama anak-anak kita, siap-siap berurusan sama hukum! Nggak ada ampun!” tegas Pilar sambil nunduk tegas.

Masalah gawai juga nggak luput dari sorotan. Anak-anak boleh pakai, tapi harus ada batasan. Orang tua dan guru kudu dampingi biar anak nggak salah jalan karena medsos.

“Anak-anak belum bisa bedain yang baik dan buruk. Jangan sampai teknologi jadi bom waktu buat mereka,” sindir Pilar.

Tangsel lagi ngebangun ekosistem pendidikan yang pintar, tapi mental baja Anak-anak kita harus siap tempur menghadapi masa depan, bukan cuma lulus ujian doang. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com