Beritabanten.com — Warga RT 01 RW 08, Kelurahan Jurumudi Lama, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, merasa dirugiikan dengan keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di pinggir jalan tol milik PUPR/Dinas Bina Marga.

Gunungan sampah yang menumpuk sejak jalan tol resmi dibuka pada 2022 ini disebut-sebut telah menimbulkan masalah serius bagi kesehatan dan kenyamanan warga.

Ketua LSM Komando Corong Aspirasi Rakyat, Ruslan Abdulgani, tidak menahan amarahnya saat berbicara kepada media, Kamis (9/4/26). Menurutnya, warga sudah tidak bisa lagi menoleransi kondisi ini. Ada tiga masalah utama yang kini menghantui warga

Sampah yang menumpuk bikin bau busuk meresap ke pemukiman. Warga mengeluh setiap hari terpapar polusi udara ekstrem, itu yang pertama.

Ketiga bahwa sejumlah warga mulai menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Ini bukti nyata bahwa sampah ini sudah jadi bom waktu buat kesehatan kami,” kata Ruslan.

Dan keempat saat hujan, sampah berserakan hingga masuk rumah warga, membawa kuman penyakit langsung ke ruang tamu.

Warga pun menuntut tindakan cepat dari Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan pihak PUPR. Mereka mendesak pembersihan total, pengangkutan sampah, serta pemagaran atau pengawasan ketat di lokasi agar TPS liar ini tidak kembali muncul.

“Lahan milik negara harus dijaga, jangan sampai jadi sarang penyakit buat rakyat,” tegas Ruslan.

Sampai berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian dari pihak berwenang untuk meninjau lokasi dan menutup TPS liar itu secara permanen. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com