Beritabanten.com – Di kawasan Vila Melati Mas, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel berdiri sebuah rumah ibadah yang kian menegaskan identitasnya melalui sentuhan arsitektur khas Turki.
Masjid As-Sajadah tak sekadar menjadi tempat salat, tetapi juga ruang spiritual yang menghadirkan nuansa estetika Timur Tengah yang megah sekaligus menenangkan.
Saat awak media menelusuri lokasi pada Kamis malam, 9 April 2026, kubah utama masjid yang menjulang dengan proporsi seimbang langsung menarik perhatian dari kejauhan.
Bentuknya mengingatkan pada masjid-masjid klasik di Istanbul, dengan detail lengkungan halus dan ornamen yang memperkuat kesan elegan.
Tak hanya kubah, menara yang berdiri di sisi bangunan juga mempertegas karakter arsitektur Turki, menghadirkan siluet ikonik sekaligus anggun di tengah lingkungan perumahan modern.
Memasuki area dalam masjid, suasana hangat dan khusyuk langsung terasa. Interiornya didominasi motif geometris dan kaligrafi yang tertata rapi, mencerminkan kekayaan seni Islam yang sarat makna.
Permainan warna lembut yang dipadukan dengan pencahayaan alami dari jendela menciptakan atmosfer teduh, membuat jamaah merasa lebih tenang dan fokus dalam beribadah.
Karpet yang membentang luas menambah kenyamanan, sementara tata ruang yang lapang memungkinkan sirkulasi udara yang baik.
Setiap sudut dirancang tidak hanya untuk keindahan visual, tetapi juga untuk menunjang kekhusyukan. Hal ini menjadikan masjid bukan sekadar tempat ritual, melainkan juga ruang refleksi dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.
Keberadaan masjid ini juga membawa dampak positif bagi warga sekitar. Selain sebagai pusat ibadah, Masjid As-Sajadah kerap digunakan untuk kegiatan sosial, pengajian, hingga pendidikan keagamaan bagi anak-anak dan remaja. Dengan demikian, fungsinya meluas sebagai pusat komunitas yang mempererat kebersamaan.
Perpaduan arsitektur khas Turki dan nilai-nilai lokal menjadikan Masjid As-Sajadah memiliki daya tarik tersendiri. Ia menjadi bukti bahwa rumah ibadah dapat tampil megah tanpa kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat yang meneduhkan hati.
Di tengah pesatnya perkembangan kawasan Serpong Utara, masjid ini hadir sebagai oase spiritual yang indah, mengajak siapa saja untuk sejenak berhenti, berdoa, dan menemukan ketenangan.
Kemegahan yang ada saat ini merupakan hasil renovasi panjang dan bertahap dengan melibatkan pengurus DKM, serta didukung fasilitas perumahan Vila Melati Mas.
Ketua Pembina Masjid As-Sajadah, Mayjen TNI (Purn) Achmad Yuliarto, menuturkan bahwa proses renovasi dimulai sejak tahun 2021 dan rampung pada Februari 2024.
“Mulai 4 Januari 2021 hingga selesai. Total biaya mencapai Rp6,4 miliar,” ujar Achmad, dilihat redaksi dalam tangselpos, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, tahap awal renovasi dimulai dengan pembangunan lantai dua bagian belakang masjid.
“Tahap kedua dimulai pada 1 April 2022, meliputi pembangunan masjid utama, renovasi lantai satu bagian belakang, pembangunan toilet pria, serta renovasi toilet perempuan,” jelasnya.
Setahun kemudian, renovasi dilanjutkan ke tahap ketiga.
“Tahap ketiga meliputi renovasi dapur, kamar marbut, ruang DKM, dan gudang. Selesai pada 16 Agustus 2023,” tuturnya.
Tahap keempat dimulai pada November 2023, mencakup penataan halaman, pagar, serta akses masuk jamaah perempuan.
“Selain itu juga dilakukan pemasangan atap penghubung antara PAUD dan bangunan utama masjid, pembangunan tempat wudhu luar, serta penataan taman,” paparnya.
Selanjutnya, dilakukan renovasi area parkir yang telah mengantongi izin dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Ketua Yayasan, Letjen TNI (Purn) Muhammad Thamrin Marzuki, menambahkan bahwa renovasi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
“Ke depan, pedagang akan dipindahkan dan direncanakan pembangunan aula gedung serbaguna SR Melati Mas, karena aset merupakan milik perumahan,” pungkasnya.. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan