Beritabanten.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan.

Perbaikan dilakukan dengan menerjunkan tim khusus PJU lengkap dengan armada operasional guna mempercepat penanganan di lapangan.

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Jaenudin, menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Setiap informasi yang masuk pasti kami respons secepatnya. Itu komitmen kami,” ujar Jaenudin saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, gangguan pada PJU tidak selalu disebabkan kerusakan teknis biasa, melainkan juga dipengaruhi faktor tegangan listrik yang menjadi kewenangan PLN.

“Kondisi tegangan listrik sangat berpengaruh. Karena itu di lapangan sering dilakukan penggantian lampu sebagai bagian dari percepatan perbaikan,” jelasnya.

Jaenudin kembali memastikan, pihaknya tidak akan menunda penanganan jika ada laporan dari masyarakat.

“Begitu ada informasi, langsung kami perintahkan untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Apresiasi datang dari Sekretaris BPD Desa Kayu Agung, Muhamad Fuji Kurniawan. Ia menilai respons Dishub cukup sigap dalam menangani keluhan warga.

“Keluhan warga di Pisangan Periuk sebelumnya memang cukup banyak. Alhamdulillah sekarang sudah ditangani dengan cepat,” kata Fuji.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers yang telah membantu menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Peran teman-teman jurnalis sangat membantu, sehingga sekarang jalan sudah terang kembali,” tambahnya.

Sebelumnya, warga Pisangan Periuk mengeluhkan kondisi jalan yang gelap akibat PJU tidak berfungsi. Situasi tersebut dinilai rawan, terutama bagi warga yang beraktivitas pada malam hari.

Seorang warga mengaku sempat melaporkan masalah tersebut ke pihak PLN. Namun, ia mendapat penjelasan bahwa PJU merupakan kewenangan Dinas Perhubungan.

Kini, setelah dilakukan perbaikan, warga dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman di malam hari.(Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com