Beritabanten.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memimpin apel pagi pertama setelah libur Lebaran 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan atau Puspemkot Tangsel pada Senin pagi, 30 Maret 2026.
Apel tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, para kepala OPD, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangsel.
Dalam arahannya, Benyamin menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk kembali fokus meningkatkan kinerja setelah libur panjang Idulfitri.
Menurutnya, momentum Lebaran harus dimanfaatkan sebagai awal untuk memperkuat semangat kerja, meningkatkan inovasi, dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa ASN harus tetap bekerja sesuai aturan serta mampu mendorong peningkatan daya saing daerah dan kesejahteraan warga.
Memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026, Benyamin mengingatkan pentingnya percepatan realisasi APBD. Ia meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan evaluasi capaian program yang telah berjalan.
Selain itu, isu kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Ia mendorong jajaran pemerintah, khususnya aparat wilayah, untuk lebih aktif menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Salah satu langkah yang ditekankan adalah pemanfaatan anggaran kelurahan untuk memperkuat budaya gotong royong.
Bahkan, Benyamin menargetkan setiap kelurahan memiliki 1.000 lubang biopori hingga Juni 2026 guna mengurangi sampah dari sumbernya.
Program tersebut akan didukung dengan pengembangan sistem pengelolaan sampah seperti drop box, bank sampah, dan TPS 3R.
Ia juga meminta para lurah turun langsung ke lapangan untuk menghidupkan kembali peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk membersihkan area publik dan bahu jalan.
Di akhir sambutannya, Benyamin mendorong Dinas Lingkungan Hidup bersama ASN untuk merancang gerakan kebersihan rutin, seperti kerja bakti mingguan, baik di lingkungan kantor maupun wilayah masing-masing.
Menurutnya, keterlibatan semua pihak menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan kota. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan