Beritabanbanten.com – Menjadi seorang muslim yang sadar akan masa penghitungan amal nanti memang sulit dan menantang. Kebanyakan muslim leha-leha dalam menghapus dosa yang dilakukan di muka bumi.

Taubat sebagai cara dalam agama Islam dalam meminta penghapusan dosa mempunyai peran penting bagi seorang muslim, yang sedianya dilakukan sesegera mungkin sebelum ajal menjemput.

Wakil Ketua Umum MUI Kota Tangsel KH. Muhammad Sobron Zayyan yang memberi materi di Kajian Kitab Kuning MUI Kota Tangsel di Kantor Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, pada Senin 29 September 2025, menyatakan taubat harus diminta kepada Allah SWT.

“Mintalah taubat kepada Allah SWT sebelum terlambat,” katanya ketika menerangkan arti tobat dalam kitab berjudul ‘Tajul Arush’ yang berarti mahligai pernikahan karya Syekh Ibnu Atha’illah.

Kepada jemaah yang merupakan jajaran Kecamatan Ciputat, Pimpinan Pesantrean Al-Quraniyyah itu menjelaskan bahwa Syekh Ibnu Atha’illah bernama lengkap Syekh Ahmad ibnu Muhammad Ibnu Atha’illah As-Sakandari adalah tokoh Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi terkemuka di dunia dan di Indonesia.

Dengan saran bertobat dalam kitab tersebut, jelas KH Sobron, diharapkan para jemaah dalam menyelami cara menjalani kehidupan beragama yang baik meski menjadi aparatur pemerintahan.

Ketua Harian LPTQ Kota Tangsel itu menjamin setiap muslim di mana pun bekerja akan mampu meraih ridla Allah SWT asal rajin membaca istighfar (mohon ampun, red) sebagai syarat penting dalam melakukan di mana pun berada.

“Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengen kesalehan dan pasti masuk surga saja membaca istighfar  sebanyak tujuh puluh kali dalam waktu sehari. Caba ingat-ingat berapa kali kita membaca istighfar sehari?” tanya dia.

Karenanya, jika jajaran Kecamatan Ciputat rajin melakukan amal soleh dengan selalu membaca istighfar setiap sehabis shalat dan waktu lainnya akan mampu mendapatkan kualitas tobat seperti yang diterangkan Ibu Atha’illah tersebut.

“Dengan melakukan semua yang diterangkan dalam kitab ini, saya doakan semua jajaran Kecamatan Ciputat bisa masuk surga. Kan keren itu kalau kerja di Kecamatan semuanya masuk surga,” demikian dia menutup. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com