Beritabanten.com – Drama penolakan warga sekitar TPA Bangkonol di Kabupaten Pandelang atas kiriman sampah Tangsel masih berlanjut. Mereka menolaknya karena akan menimbulkan bau tidak sedap yang merugikan lingkungan mereka.

Terakhir, warga sampai meluapkan amarah dengan membajak truk mengangkut sampah dari Tangsel dan menggiring ke kantor Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Pandeglang.

Menanggapi hal tersebut Pelaksana harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bani Khosiyatullah menyatakan hal tersebut bagian dari dinamika yang berkembang di masyarakat.

“Ini bagian dari pada dinamika,” kata Bani pada Senin (11/8/2025).

Dia beralasan dalam dinamika sosial dan pemerintahan penolakan atas satu kebijakan merupakan hal yang lumrah. Dia pun berharap pada Pemerintahan Kabupaten Pandeglang untuk segera turun tangan dalam menuntaskan pro dan kontra atas sampah kiriman Tangsel tersebut.

“Semoga pemerintah Kabupaten Pandeglang bisa mengedukasi terhadap pihak-pihak yang kontra tersebut,” kata Bani.

Terkait dengan kompensasi dampak negatif kepada masyarakat apakah pihak DLH diikutkan, dia enggan berkomenter

Menurut dia, selama ini kekessalan warga Pandeglang ditumpahkan pada pihaknya dengan membuang sampah Tangsel di kantor DLH Pandeglang. Mereka ramai-ramai mengawal truk sampai tiba di kantor DLH Pandeglang dan menumpahkan sampah dengan bau busuk menyengat.

Mereka sukses malakukan itu setelah sebelumnya melakukan aksi blokasi akses masuk TPA dan membajak mobil pengangkut sampah, Kamis (7/8/2025).  Aksi tersebut membuat sinyalemen penolakan makin memanas di tengah proses kerja sama Tangsel dan Pandeglang dalam pengelolaan sampah. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com