Beritabanten.com – Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan KH Abdul Rojak mengajak kepada seluruh masyarakat, terutama di Tangsel, untuk teruskan peduli kepada penderitaan rakyat Palestina.
Dirinya mengaku telah menghadiri deklarasi Forum Peduli Palestina Banten (FPPB) sekaligus acara nonton bareng (nobar) Film Hayya 3: GAZA di CGV Transmart Graya Raya Tangerang Selatan pada hari ini Minggu 15 Juni 2025.
“Peduli pada Palestina harus kita teruskan seiring penderitaan rakyat Palestina yang terus diberitakan banyak media sangat memprihatinkan,” katanya melalui pesan elektronik, Minggu (15/6/2025).
Dalam acara nobar tersebut, masyarakat Kota Tangsel yang terhimpun dalam FPPB menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas semua penderitaan yang terdokumenasikan dalam film.
Mereka mengaku sangat sedih saudara muslim diperlakukan tidak manusia sementara jaringan kepentingan dunia belum sepenuhnya mendukung Aksi Bela Palestina.
“Maka mereka lalu menghimpun diri dalam FPPB tersebut untuk memudahkan konsolidasi kepedulian sosial dalam bentuk donasi dan lainnya,” jelasnya.
“Mereka juga bertekad akan terus menggalang dukungan untuk Aksi Peduli Palestina. Kalau bukan sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita siapa lagi?’ tanya dia menirukan narasi para anggota FPPB.

Karenanya, dia menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang terus mendukung Aksi Peduli Palestina terutama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berinisiatif untuk mengagendakan acara nobar Film Hayya 3: GAZA di semua bioskop tanah air.
“Ini cara lebih elegan lewat budaya populer pemutaran sebuah film. Lebih menyentuh untuk mendonasikan harta kepada rakyat Palestine,” demikian KH Abdul Rojak.
Diberitakan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) malakukan Aksi Bela Palestina dengan Nonton Bareng Film Hayya 3: GAZA. Ini dikemas untuk ajang solidaritas sekaligus penggalangan donasi untuk Palestina.
Nobar diselenggarakan pada Sabtu sore, 14 Juni 2025, mulai pukul 15.00 WIB, dan bertempat di CGV FX Sudirman, Jakarta.
Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum bersama untuk menyuarakan kepedulian terhadap nasib saudara-saudara kita di Gaza dan sekitarnya.
Dengan berinfak sebesar Rp75.000, peserta tidak hanya mendapatkan tiket menonton lengkap dengan popcorn dan minuman, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung berbagai program bantuan BAZNAS untuk Palestina.
Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada warga Palestina dalam bentuk bantuan pangan, layanan kesehatan, air bersih, dan dukungan kemanusiaan lainnya.
“Melalui film ini, kita tidak hanya menyaksikan kisah perjuangan rakyat Palestina, tapi juga ikut menjadi bagian dari perjuangan itu. BAZNAS mengajak masyarakat untuk menjadikan tontonan ini sebagai aksi nyata kemanusiaan,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan, melalui pesan elektronik, Minggu (15/6/2025).

Selama ini, BAZNAS telah aktif menyalurkan berbagai bantuan ke Palestina, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan tepercaya di tingkat internasional.
“Melalui program Aksi Bela Palestina, BAZNAS memperkuat peran masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang peduli terhadap keadilan dan kemanusiaan global,” ujar Rizal.
Bantuan yang telah disalurkan BAZNAS RI beragam, tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan dan perlengkapan harian saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza,” kata Rizal.
Film Hayya 3: GAZA merupakan bagian dari trilogi Hayya yang dikenal menyentuh dan menggugah. Film ini mengangkat kisah perjuangan dan kemanusiaan di Gaza, serta pentingnya solidaritas umat Islam di seluruh dunia.
Film ini diproduksi Warna Pictures dan disutradarai oleh Jastis Arimba dan dibintangi Fauzi Baadila, Cut Syifa, Amna Shahab, dan Oki Setiana Dewi.
“Mari satukan langkah dalam doa dan aksi. Hadirkan empati melalui satu tiket, satu dukungan, dan satu harapan. Bersama BAZNAS, kita kuatkan solidaritas untuk Palestina,” ucap Rizal.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi 8, H. Ansory Siregar yang turut hadir dalam acara itu menyambut baik dukungan terhadap Palestina yang dikemas melalui pemutaran film ini.
“Semoga doa kita semuanya Insya Allah akan diijabah oleh Allah SWT. Semoga genosida di Palestina cepat berakhir sehingga Palestina bisa mencapai kemerdekaan. Free Palestine,” ujarnya.
Acara turut dihadiri Anggota Komisi 8 DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina; Penulis Skenario Film Hayya 3: Gaza, Hayati Ayatillah; dan Pemain Film Hayya 3: Gaza, Amna Shahab.(Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan