Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyelenggarakan acara tahunan “Tangerang Ngabesan 2025” yang memberikan kesempatan kepada 82 pasangan suami-istri untuk menerima buku nikah resmi dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Kota Tangerang.
Acara ini diadakan di Selasar Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang pada Kamis (27/02/25) dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman.
Herman menyatakan bahwa Tangerang Ngabesan tidak hanya merupakan bagian dari perayaan HUT Kota Tangerang, tetapi juga sebagai momen penting bagi 82 pasangan yang telah melalui proses isbat nikah terpadu dan kini memiliki status pernikahan yang sah.
“Dengan menerima buku nikah ini, pasangan-pasangan tersebut kini dapat melanjutkan pengurusan dokumen kependudukan lainnya, seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran Anak,” jelas Sekda dalam sambutannya.
Ia juga berharap agar acara ini dapat menjadi tradisi yang terus dilestarikan, mengingat pentingnya nilai kekeluargaan dan kebersamaan yang menjadi simbol kuat dalam masyarakat.
“Semoga acara Tangerang Ngabesan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan membawa kebahagiaan serta berkah bagi seluruh pasangan yang telah disahkan,” tuturnya.
Acara ini juga diwarnai dengan kisah pasangan Ambali (72) dan Aminah (70) dari Kecamatan Batuceper, yang merupakan pasangan dengan pernikahan terlama dalam acara ini. Mereka mengaku sangat bahagia karena telah menikah secara agama sejak 1969 dan kini menerima buku nikah resmi.
Di sisi lain, pasangan muda Dani Setiawan (28) dan Casihmira (19) dari Kecamatan Tangerang, yang merupakan pasangan termuda dalam acara tersebut, juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Pemkot Tangerang.
“Terima kasih kepada Pemkot Tangerang, Alhamdulillah kami sudah mendapatkan dokumen resmi, semoga semakin banyak pasangan yang mengikuti program ini setiap tahunnya,” harap Dani.
Tangerang Ngabesan 2025 menjadi momen penting bagi pasangan-pasangan yang memperoleh pengakuan sah atas pernikahan mereka, serta simbol budaya dan kebersamaan dalam masyarakat Kota Tangerang. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan