Beritabanten.com — Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai, pemangkasan anggaran yang terjadi di pemerintah dan ketidakpastian terkait pembayaran gaji ke-13 dapat berdampak pada perjalanan mudik Lebaran tahun ini, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, banyak ASN yang diperkirakan tidak akan mampu melakukan perjalanan mudik karena adanya efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah, di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Apalagi kondisi ekonomi sekarang tidak bagus. ASN kan belum tentu bisa mudik, karena ada efisiensi anggaran.

Banyak ASN yang lebaran nanti tidak punya duit, apalagi jika gaji ke-13-nya juga belum tentu dibayar,” kata Darmaningtyas, Senin (17/2/2025).

Darmaningtyas menambahkan, potensi kekurangan penumpang mudik akan mempengaruhi permintaan terhadap moda transportasi, baik udara, laut, kereta api, maupun darat.

Penurunan permintaan ini diperkirakan akan menyebabkan tingkat keterisian kendaraan, pesawat, kereta, dan kapal menjadi lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan transportasi.

Dengan banyaknya moda transportasi yang tersedia, Darmaningtyas meyakini bahwa fasilitas mudik tetap cukup dan memberikan kesempatan lebih bagi masyarakat yang ingin mudik Lebaran dengan lebih leluasa.

“Meskipun ada penurunan jumlah penumpang, jumlah sarana transportasi yang ada bisa jadi lebih dari cukup, mengingat banyaknya moda transportasi yang tersedia,” ujarnya.

Meskipun potensi penurunan penumpang dapat terjadi, Darmaningtyas berharap kebijakan pemerintah dan perkembangan ekonomi kedepannya dapat memberikan kejelasan bagi masyarakat, termasuk ASN, terkait kemampuan mereka untuk mudik tahun ini. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com