Beritabanten.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terus mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui pembinaan warga di RW 003 Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang.
Langkah tersebut bertujuan mempersiapkan wilayah tersebut mengikuti Program Kampung Iklim (Proklim) Tingkat Nasional Lestari.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi menjelaskan bahwa pembinaan ini mencakup berbagai upaya seperti penghijauan, pengelolaan bank sampah, dan pengembangan urban farming.
“Program pembinaan ini merupakan komitmen kami untuk mendukung keberhasilan RW 003 Panunggangan Utara menjadi percontohan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional,” ujar Wawan, Sabtu (25/1/25).
Antusiasme warga dalam mengikuti pembinaan ini dinilai sangat tinggi. Menurut Wawan, hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup semakin meningkat.
“Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi para pegiat lingkungan, tetapi juga memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah sekitar,” tambahnya.
Kota Tangerang sendiri telah memiliki 478 kampung iklim yang tersebar di berbagai kategori, mulai dari pratama, madya, utama, hingga lestari.
Ke depannya, DLH berencana terus memperluas pembentukan kampung iklim agar semua RW di Kota Tangerang dapat masuk dalam klasifikasi tersebut.
Wawan menekankan bahwa upaya pembinaan kampung iklim merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Program-program prioritas seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), konservasi air, dan bank sampah terus dioptimalkan untuk mendorong penurunan emisi gas rumah kaca serta pelestarian lingkungan.
“Harapan kami, partisipasi masyarakat terus meningkat, sehingga target besar agar semua RW dapat menjadi kampung iklim bisa terwujud,” pungkas Wawan.
Melalui program ini, DLH Kota Tangerang tidak hanya berupaya memperkuat pengelolaan lingkungan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa inisiatif lokal bisa memberikan kontribusi besar dalam upaya mengatasi perubahan iklim di tingkat nasional. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan