Beritabanten.com – Ketegangan antara warga Desa Iwul, Kecamatan Parung, Bogor, dan pengembang perumahan mewah kembali memuncak pada Kamis (23/1/2025).
Bentrok yang melibatkan warga setempat dan petugas keamanan pengembang perumahan tersebut terekam dalam video yang viral di sejumlah WhatsApp Group dan media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas warga yang terlibat saling dorong dengan petugas keamanan. Tidak hanya itu, beberapa warga tampak mencoba menaiki alat berat yang digunakan dalam proyek pembangunan perumahan tersebut.
Suasana semakin memanas dengan terdengarnya umpatan dan saling tunjuk di antara kedua belah pihak. Di tengah kericuhan, seorang warga terlihat berdiri di atas atap alat berat sambil mengenakan topi caping dan membawa pigura berisi foto Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ketua Forum Masyarakat Jaga Alam dan Jaga Kampung (Jajaka), Jarkasih, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa bentrokan ini merupakan luapan emosi dari masyarakat yang merupakan kelompok tani. “Tanaman yang mereka tanam dirusak oleh pihak pengembang, yang menyebabkan amarah warga,” ungkapnya.
Jarkasih juga menambahkan bahwa konflik ini sudah berlangsung selama beberapa hari, tepatnya sejak tiga hari yang lalu. “Ini sudah berlangsung cukup lama, dan hari ini puncaknya,” tambahnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bentrokan ini adalah lanjutan dari konflik agraria yang telah terjadi antara warga Desa Iwul dan perusahaan pengembang perumahan mewah yang tengah membangun proyek di wilayah Parung dan Kemang.
Konflik ini melibatkan perselisihan terkait penggunaan lahan yang selama ini dikelola oleh masyarakat setempat untuk pertanian.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi bentrokan masih tegang, dan belum ada penyelesaian resmi terkait permasalahan agraria ini. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan