Beritabanten.com – Anggota Komite Eksekutif PSSI dan Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menjadi sorotan setelah harta kekayaannya yang mencapai Rp 19 miliar terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

Angka ini mencerminkan kenaikan kekayaan yang signifikan sejak Arya menjabat sebagai staf khusus di Kementerian BUMN pada tahun 2020.

Laporan dari laman e-LHKPN menunjukkan bahwa sejak pertama kali melapor pada Januari 2020, kekayaan Arya tercatat sebesar Rp 16,57 miliar.

Angka ini terus mengalami peningkatan, dengan laporan terakhir pada Desember 2023 yang menunjukkan kekayaannya mencapai Rp 19,67 miliar.

Peningkatan ini mencakup aset-aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan mewah, surat berharga, serta kas dan setara kas.

Sebagai bagian dari data kekayaannya, Arya tercatat memiliki beberapa properti tanah dan bangunan dengan total nilai sekitar Rp 14,3 miliar, serta kendaraan mewah seperti Land Rover, Mini Cooper, dan BMW yang total nilainya mencapai Rp 3,59 miliar.

Selain itu, ia juga memiliki aset lain seperti surat berharga dan kas yang bernilai lebih dari Rp 5,4 miliar.

Sebagai informasi, kekayaan Arya menjadi perhatian publik seiring dengan peranannya dalam PSSI, yang belakangan ini tengah menjadi sorotan setelah keputusan untuk memecat Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Keputusan ini memicu berbagai spekulasi dan reaksi di kalangan warganet, dengan beberapa pihak mengkritik langkah PSSI tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengancam akan melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan hoax dan melakukan doxing terhadap dirinya.

Ancaman tersebut muncul setelah PSSI memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong dari posisi pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025), yang mengundang perdebatan hangat di kalangan publik.

Dalam sebuah tayangan program televisi nasional, Arya Sinulingga menjelaskan keputusan PSSI yang dianggapnya sebagai langkah berisiko, namun diperlukan demi kemajuan Timnas Indonesia.

Ia menegaskan bahwa meskipun banyak kritik, keputusan tersebut lebih diutamakan demi kepentingan Timnas dan bukan untuk mencari popularitas.

Arya juga menambahkan bahwa PSSI selama ini telah memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong, termasuk soal pembayaran gaji yang selalu tepat waktu.

Pernyataan Arya ini langsung mendapat reaksi dari warganet. Banyak yang mengkritik dan menganggap bahwa memberikan gaji tepat waktu tidak perlu dipandang sebagai sebuah prestasi.

“Segitu bobroknya sepakbola Indo, sampe ngasih gaji gak terlambat aja jadi sebuah prestasi.” dikutip redaksi dari akun X @simamaung, Kamis (9/1/2025). (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com