Beritabanten.com – Muhammad Bilal (7), seorang anak asal Kampung Teras Bojong, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Ciujung.
Jenazah korban ditemukan pada Minggu (22/12/2024) dalam kondisi mengambang sejauh sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad menjelaskan bahwa musibah ini terjadi pada Jumat (20/12/2024) pukul 14.00 WIB.
Menurut keterangan yang diterima, Bilal sedang mandi di pinggiran sungai bersama seorang temannya saat ia tergelincir dan terbawa arus sungai yang meluap.
Temannya sempat berusaha menolong, namun Bilal terlepas dan akhirnya tenggelam.
“Kami menerima laporan pada pukul 16.47 WIB. Tim Rescue segera kami kerahkan bersama Tim SAR Gabungan dengan menggunakan peralatan seperti perahu karet, motor tempel, Aqua Eye dan drone thermal,” kata Al Amrad.
Operasi pencarian pada hari kedua melibatkan tiga perahu karet dari Basarnas Banten, BPBD Provinsi Banten dan Polda Banten. Tim menyusuri sungai sejauh 12 km dari lokasi kejadian, namun hasilnya masih nihil.
Pada hari ketiga pencarian, Minggu (22/12/2024), korban akhirnya ditemukan pada pukul 08.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jasad Bilal ditemukan sejauh 8 kilometer dari lokasi kejadian pertama dan langsung dibawa ke rumah duka.
Kapolsek Carenang, Iptu Saeful Sani menjelaskan bahwa sebelum dilaporkan tenggelam, Bilal bersama tiga temannya, Saidi (13), Fahmi (9) dan Alwani, berenang di pinggir aliran sungai. Namun, arus yang deras membuat Bilal terseret dan tenggelam.
Warga yang mendengar laporan segera berbondong-bondong ke lokasi, namun upaya mereka untuk menemukan Bilal tidak membuahkan hasil. Laporan kemudian diteruskan ke Mapolsek Carenang dan BPBD Kabupaten Serang.
Tim pencarian yang tiba di lokasi menggunakan perahu karet, namun hingga Sabtu siang korban belum ditemukan.
“Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan harapan korban ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Iptu Saeful Sani sebelum akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi air meluap. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan