Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan tahun ini kembali menyelenggarakan sayembara desain Logo HUT Kota Tangsel.
Sayembara HUT Logo Kota Tangsel ke-16 tahun ini bertemakan “Konektivitas dan Kreativitas”. Sayembara Ngelogoin 2024 ini terbuka untuk warga dengan KTP wilayah Tangsel dan pendaftarannya dibuka dari tanggal 25 September hingga 8 Oktober 2024.
“Salah satu persyaratan yang wajib yakni berdomisili di Tangerang Selatan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP),” ucap Ketua Pelaksana Peringatan HUT ke-16 Tangsel, Maulana Prayoga, dikutip dari @tangselsejiwa beberapa waktu lalu.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa logo yang dibuat harus mencerminkan tema Konektivitas dalam Kreativitas dan para peserta diwajibkan untuk menyertakan guide line mengenai logo yang diajukan.
“Logo yang dibuat harus merepresentasikan tema Konektivitas dalam Kreativitas dan para peserta wajib melampirkan guide line atau definisi dari logo yang diajukan,” ungkapnya.
Pemenang Sayembara Logo HUT Tangsel diumumkan
Dan setelah melalui seleksi ketat dari sejumlah dewan juri berkompeten di bidangnya, Pemkot Tangsel akhirnya memutuskan atau mengumumkan pemenang dari sayembara Logo Logo HUT Kota Tangsel tersebut.
Pemenang Logo HUT Kota Tangsel 2024 adalah Jati Kusumo, Warga Kampung Sawah Ciputat. Ia berhasil menyisihkan puluhan kandidat yang sama-sama berjuang menjadi yang terbaik untuk memenangkan sayembara Logo HUT Kota Tangsel ke-16.

Dalam logo terpilih tersebut berhasil menyampaikan pesan kenektivitas dan kretivitas yang menjadi tema pembangunan Tangsel yang sudah berdiri selama enam belas tahun tersebut.
“Logo karya Jati Kusumo memadupadankan warna, ide, hingga konsep yang sangat brilian. Setiap aspek logo dirancang dengan cermat untuk mewakili nilai-nilai dan aspirasi dalam mencerminkan semangat, inovasi dan kebanggaan Tangerang Selatan,” kata Maulana.
Maulana yang ikut terlibat dalam proses penilaian logo tersebut mengaku sangat terkesan dengan logo milik Jati Kusuma tersebut.

“Memiliki makna yang begitu dalam,” katanya singkat sambil menyertakan detail simbol logo yang dominan warna hijau toska tersebut.
Dia jelaskan, sisi logo yang tersirat kuat pesan 16 sebagai angka HUT Tangsel sekaligus simbol kenektivitas dengan pesan kuat tentang bertumbuhan dan kolaborasi.
“Dalam sisi logonya, tersirat angka 16 lalu ada konektivitas, bertumbuh dan juga kolaborasi,” katanya.
“Lalu ada warna hijau melambangkan ketenangan, keseimbangan dan pertumbuhan, dimana warna ini juga mencerminkan rasa aman, dapat dipercaya, kematangan dan tanggung jawab lingkungan keberlanjutan atau rasa kepercayaan yang kuat,” sambungnya.
Dirinya menerangkan warna hijau tosca sebagai manifestasi kuat akan kesegaran, kretivitas, harmoni sekaligus energi positif proses pembangunan.
“Warna ini juga melambangkan komunikasi yang jelas, inovasi dan kebijaksanaan,” tambahnya.
Sementara itu, terkait dengan lainnya berupa warna infinity gold adalah pesan elegan dari adanya kemewahan, prestise, kekayaan dan kualitas tinggi.
“Waran ini (infinity gold) juga ingin menunjukan citra yang elegan dan berkelas,” ungkpanya dengan bersemangat.

Maulana menyatakan setelah melalui tahapan panjang penuh dinamika diskusi, akhirnya tim penilai menentukan pemenang pada karya Jati Kusuma. Dia katakan logo tersebut resmi menjadi logo HUT ke-16 Tangsel.
“Akhirnya berdasarkan kesepakatan seluruh dewan juri, logo milik Jati Kusumo mendapatkan nilai tertinggi mengalahkan 65 logo lainnya yang telah diajukan. Logo inilah resmi jadi logo HUT ke-16 Kota Tangerang Selatan,” tutupnya. [Adv]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan