Beritabanten.comAirin Rachmi DianyAde Sumardi memanfaatkan masa kampanye untuk terus berkeliling menyapa warga. Kali ini di Kabupaten Tangerang pada Kamis 3 Oktober 2024, Airin Rachmi Diany respons data stunting di Banten.

Airin mencermati data per 2023, total balita stunting di Banten mencapai 21.000 yang menurutnya butuh penanganan komprehensif dan kolaboratif.

“Butuh kebersamaan dan upaya komprehensif dalam penanganan stunting. Ada penanganan dari hulu ke hilir,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (4/10/2024).

Posyandu Ceria

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan dua periode tersebut menggulirkan program Posyandu Ceria berupa revitalisasi program posyandu dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

“Peran serta kader posyandu, kader KB, dan bidan dengan tambahan insentif akan dilakukan,” ujarnya.

Airin melihat peran posyandu adalah sebagai tempat bagi seorang ibu untuk mendapat vitamin atau vaksin anaknya sekaligus menjadi sarana edukasi serta kegiatan ceria masyarakat.

“Penanganan stunting harus dimulai dari menjaga kesehatan ibu hamil. Kami akan berikan asupan gizi gratis bagi ibu hamil yang membutuhkan,” lanjutnya.

Airin berbagi pengalaman ketika menjadi Wali Kota Tangsel berhasil menambah jumlah posyandu dari 706 unit pada 2011 menjadi 859 unit pada 2019.

Penambahan Puskemas dari 11 unit pada 2011 menjadi 35 Puskemas pada 2020 serta membangun Labkesda dan 3 rumah sakit umum daerah.

Illustrasi Pasangan Airin-Ade Sumardi menuju Banten Maju Bersama.

Jaminan Kesehatan Gratis

Dirinya dan Ade Sumardi jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten di Pilkada 2024, akan memberikan perhatian lebih pada program jaminan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.

Program bukan tanpa alasan, tapi berkaca pada pengalaman dirinya di Tangsel, dengan menggratiskan layanan kesehatan hanya dengan KTP. Program ini sudah diintegrasikan ke kepesertaan BPJS Kesehatan.

Airin juga mendukung peningkatan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), pelayanan kesehatan jiwa, dan rehabilitasi untuk pasien narkotika. Dia juga akan mendorong pembangunan rumah sakit khusus penanggulangan bencana.

Health Tousrism Banten

Airin melihat potensi pengembangan Health Tourism di Banten melalui peningkatan kualitas rumah sakit dan kerja sama dengan pihak swasta. Airin yakin bahwa program-program yang direncanakannya dapat tercapai dengan prinsip kebersamaan.

“Kebersamaan harus diperkuat, tidak hanya antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga dengan stakeholder terkait di bidang kesehatan. Semua akan mudah dengan kebersamaan dan menciptakan Banten maju bersama,” tandasnya.

Kader posyandu Kabupaten Tangerang, Lia Amalia yakin Airin-Ade akan mampu menyelesaikan masalah kesehatan di Banten.

“Kami tidak sekadar melihat rencana program, tetapi juga bukti keberhasilan Ibu Airin dalam membangun kesehatan di Tangsel,” tegasnya.(Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com