Beritabanten.com – Jennie, salah satu anggota grup K-pop global BLACKPINK, siap kembali ke panggung musik dengan merilis lagu solo terbarunya berjudul “Mantra” pada 11 Oktober 2024.
Tanggal tersebut dipilih secara khusus karena bertepatan dengan Hari Anak Perempuan Internasional, hari yang diakui secara global untuk memperingati dan merayakan hak-hak anak perempuan serta upaya pemberdayaan perempuan di seluruh dunia.
Kembalinya Jennie dengan lagu ini menjadi salah satu momen yang sangat dinantikan oleh para penggemarnya, baik BLINK maupun pecinta musik K-pop di seluruh dunia.
Lagu “Mantra” disebut-sebut akan mengusung tema pemberdayaan perempuan, di mana Jennie dengan tegas menunjukkan sikapnya terhadap isu-isu sosial yang relevan, termasuk melawan ketidakadilan yang sering dihadapi perempuan.
Tema pemberdayaan perempuan ini terlihat sangat jelas pada konsep teaser yang telah dirilis. Dalam video dan foto teaser tersebut, Jennie tampil memukau dengan balutan legging oranye cerah, sebuah warna yang memiliki makna mendalam.
Oranye adalah simbol gerakan internasional untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan, menambahkan lapisan signifikan pada pesan kuat yang dibawa dalam comeback kali ini.
Penampilan Jennie dalam balutan warna oranye bukanlah sekadar pilihan estetika, melainkan bentuk pernyataan yang selaras dengan tema lagunya.
“Mantra” digadang-gadang akan menjadi anthem pemberdayaan perempuan, dengan lirik yang mengangkat semangat keberanian, kemandirian, dan kekuatan perempuan dalam menghadapi tantangan.

Keputusan Jennie untuk merilis lagu ini di Hari Anak Perempuan tidak hanya menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial, tetapi juga menggambarkan pemikiran mendalam di balik comeback-nya.
Ini adalah ide brilian yang menjadikan karya Jennie lebih dari sekadar musik—tapi sebuah pernyataan sosial yang relevan dengan kondisi dunia saat ini.
Comeback Jennie dengan “Mantra” diperkirakan akan membawa dampak besar dalam dunia musik internasional, sekaligus memperkuat citranya sebagai salah satu artis yang tidak hanya berbakat dalam berkarya, tetapi juga berani bersuara untuk hal-hal yang penting.
Fans dan kritikus musik sama-sama menantikan bagaimana Jennie akan menyajikan pesannya lewat musik, penampilan, dan koreografi. Dengan momentum yang tepat, Jennie berhasil menciptakan karya yang memiliki makna mendalam, sekaligus menegaskan perannya sebagai ikon pemberdayaan perempuan di dunia hiburan. [Chk]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan