Beritabanten.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menjelaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan konsep zonasi tidak efektif. Dia menilainya tidak bisa mengatasi permasalahan sekolah saat ini.

Dia beberkan sebabnya adalah jumlah sekolah dari satu jenjang pendidikan ke jenjang di atasnya, kini tidak sama dengan jumlah siswa di jenjang sebelumnya.

Selama ini, dikatakan jumlah siswa tak sebanding dengan daya tampung sekolah.

“Jadi kalau kita berbicara SD, jumlahnya katakanlah misalnya 5 juta siswa. SMP hanya sanggup menampung mungkin hanya 3 juta siswa,” katanya dalam rilisnya, Jumat (5/7/2024).

“Maka ada dua juta lainnya yang akhirnya boleh dikatakan belum tentu mendapat sekolah. Demikian juga SMP menuju kepada SMA jumlah sekolahnya kurang,” dia tambahkan.

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini pun mengungkapkan, anggapan adanya sekolah favorit menandakan ketidakmampuan pemerintah.

Bagi dia, Kemendikbud dan pemerintah daerah harus bisa memenuhi kualitas guru dan fasilitas pendidikan bagi siswa.

“Apa sih yang disebut favorit atau tidak favorit itu banyak, salah satunya adalah sarana-prasarana akses gurunya lalu kemudian juga mungkin ruang belajar dan lain-lain,” papar Dede.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com