Beritabanten.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suharjo mengungkapkan kenaikan harga gabah disebabkan oleh stok gabah menipis. Ini karena masa panen di sana sudah berakhir
Dia berani mengatakan itu dari monitoring ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Serang. Hasilnya terdapat peningkatan untuk harga gabah di Kabupaten Serang.
“Pada saat panen raya harga Rp4700 per kilogram, sekarang Rp7300. Otomatis harga berasnya Rp11-12 ribu, harga yang premium bisa nyampe Rp14 ribu,” katanya, dinukil dari radarbanten, Kamis (13/6/2024)
Kenaikan tersebut lantaran stok gabah di petani menipis akibat berakhirnya masa panen dan beralih ke masa tanam. Bahkan kenaikan harga gabah diprediksi terjadi hingga musim panen berikutnya.
“Harga gabah mulai naik karena musim panen sudah berlalu, sekarang masuk masa tanam lagi sehingga stok mulai menipis. Perkiraan harga gabah tinggi sampai ke masa panen berikutnya. September mulai panen lagi, baru mulai turun lagi,” tegasnya.
Solusi kedepannya, Ia mengatakan, para petani di Kabupaten Serang memiliki lumbung pangan yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyimpan hasil panen.
Cara menyimpan hasil panen di lumbung, diprediksi bakal menolong petani jika terjadi lonjakan harga gabah di pasaran.
“Ini kelemahan orang-orang, begitu panen ga nyimpen buat cadangan pangan. Padahal kalau ada limbung pangan, pada saat harga naik, cadangan pangan ini bisa dipakai, begitu panen ini kita bisa isi lagi,” tegasnya.
Ia pun menargetkan agar nantinya setiap desa di Kabupaten Serang bisa memiliki lumbung pangannya masing-masing sehingga bisa mengelola hasil panennya.
Sementara itu, stok beras jelang Idul Adha diyakini masih relatif aman. Namun untuk mengatasi kenaikan harga yang tidak terkendali, pihaknya nantinya akan menggelar operasi pasar.
“Hitungan stok kita aman, karena panen sampai dengan bulan ini kita sudah panen sekitar 40.607 hektare atau menghasilkan gabah sekitar 231.900 ton atau sekitar 40 persen dari target tahunan kita,” pungkasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan