Beritabanten.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI KH Noor Achmad menerima donasi dari Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani sebasar Rp300 Juta di kantor Jl. Matraman Raya No.134, RT.5/RW.4, Kb. Manggis, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Bantuan Sekjen Gerindra ini melalui dua tahap, pertama sejumlah Rp250 yang sudah ditunaikan sebelumnya dan kedua sebesar Rp50 juta dari kader Gerindra yang tidak mau disebutkan namanya ketika acara berlangsung.

“Terima kasih atas sumbangan Bapak Ahmad Muzani sebesar Rp250 juta kepada kami. Ini merupakan amanah bagi kami untuk disalurkan ke Palestina,” ungkapnya, Rabu.

Dia menjelaskan bahwa BAZNAS sebagai lembaga non pemerintah yang dibentuk melalui seleksi di Komisi 8 DPR RI yang selanjutnya disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Ini berbeda dengan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota yang langsung dilakukan proses seleksi dan pengangkatannya sesuai tingkatannya. Selian itu juga ada Lembaga Amil Zakat atas inisiasi masyarakat yang disahkan oleh BAZNAS RI,” tambah dia.

Oleh karena itu, menurutnya, BAZNAS tingkat pusat dan daerah bersama LAZ mempunyai tugas untuk menyalurkan donasi umat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk juga derita Palestina.

KH Noor mengaku telah menerima bantuan untuk Palestina sebesar 250 Miliar dengan penyaluran sebesar 60 miliar mengingat dalam penyaluran butuh kemitraan dengan lembaga di negara sekitar Palestina.

“Saya merasa terbantu dengan Menhan Prabowo yang telah menyediakan kapal laut untuk mengangkut bantuan untuk rakyat Palestina,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga tetap mengotimalkan pelayanan para mustahik (penerima zakat) yang ada di tanah air baik yang bersifat bantuan langsung maupun yang berbentuk pemberdayaan.

“Penerima manfaat BAZNAS tersebar ke seluruh pelosok tanah air bahkan kami punya unit penanganan bencana, termasuk yang turun langsung ke Sumatera Barat,” ungkapnya.

Dalam program bantuan langsung pada mustahik, dia berharap bisa berkolaborasi dalam program makan siang gratis bagi masyarakat.

“Dalam hitungan kami di kampung, biaya makan siang gratis lima belas ribu itu kegedean. Kami sanggup berkolaborasi dalam program makan siang gratis hanya sepuluh ribu rupiah,” jelasnya.

Dia katakan, jaringan unit pengumpul zakat yang tersebar di BAZNAS maupun LAZ seluruh Indonesia akan amanah menyalurkan dana program makan siang gratis.

“Manajamen pengelolaan zakat itu bernuansa ilahiah yang menjamin distribusi secara amanah dah transparan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ahmad Muzani merasa bersyukur bisa menyerahkan bantuan untuk Palestina melalui BAZNAS karena diketahui mampu untuk menyalurkannya secara tepat sasaran.

“Saya kaget juga bisa mencapai 250 Miliar. Moga lancar di tengah kesulitan ekspedisi ke Palestina. Dan bantuannya ditambah lima puluh juta dari kader Gerindra yang tidak mau disebutkan namnya. Total tiga ratus juta rupiah,” katanya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com