Beritabanten.com – Tujuh sekolah di Kota Tangsel menerima program makan bergizi gratis (MBG), yang dimulai pada hari ini, Senin (6/1/2025).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, menjelaskan di SDN Lengkong Wetan 01 bahwa pemberian MBG diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang lokasinya dekat dengan dapur umum, dengan jarak maksimal 5 kilometer.
Porsi paket makan bergizi gratis disesuaikan dengan jumlah siswa di setiap sekolah. Sebagai contoh, di SDN Lengkong Wetan 01 yang memiliki 544 siswa, setiap anak menerima tempat makan berbahan stainless yang berisi nasi, ayam kecap, capcai, jeruk, dan susu.
Jumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan, baik negeri maupun swasta dari jenjang PAUD hingga SMP, diperkirakan sekitar 235.700.
Namun, Deden mengungkapkan bahwa pihaknya belum melakukan pemilahan antara sekolah-sekolah tersebut.
“Beberapa sekolah swasta sudah mandiri dan selama ini sudah melaksanakan program makan siang sendiri,” jelasnya.
Deden memastikan bahwa pemerintah Kota Tangsel telah mengirimkan surat terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis ini. Petunjuk pelaksanaan dan teknis program tersebut masih menunggu ketentuan lebih lanjut.
“Kami sedang menunggu petunjuk tentang langkah yang harus diambil. Kami juga menunggu arahan setelah rapat Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia),” tambahnya.
Kepala SDN Lengkong Wetan 1, Tarsono, menyebutkan bahwa ada siswa yang merasa potongan ayam yang diberikan terlalu besar.
“Responsnya, ayamnya kebesaran,” ujarnya.
Komentar tersebut disampaikan oleh para guru yang mendengar keluhan dari para siswa. Meski begitu, anak-anak peserta didik merasa senang mendapatkan makan bergizi gratis.
Tarsono menjelaskan bahwa paket makan bergizi gratis dibagikan antara pukul 09.00 dan 09.30 WIB. Ia berharap program pemerintah ini dapat terus berlanjut.
“Saya berharap ini bukan hanya program sementara, tapi bisa berlanjut dan berkesinambungan,” tuturnya. (Rzm)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan