Beritabanten.com – Seorang figur publik asal Indonesia dilaporkan ditahan oleh otoritas Myanmar saat melakukan perjalanan pribadi ke negara tersebut.

Pemerintah Indonesia hingga kini masih berusaha membebaskan individu tersebut melalui pendekatan diplomatik.

Kementerian Luar Negeri RI belum mengungkap secara terbuka identitas selebritas tersebut maupun alasan penahanannya. Meski demikian, proses negosiasi dengan pihak Myanmar masih berjalan.

Sementara itu, Komisi I DPR RI mendesak pemerintah untuk mempersiapkan langkah darurat apabila jalur diplomasi mengalami jalan buntu.

Salah satu opsi yang diusulkan adalah Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagai bentuk perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

“Diplomasi memang harus diutamakan, namun negara tidak boleh tinggal diam jika warganya diperlakukan secara tidak adil,” ujar seorang anggota Komisi I DPR, Jumat (4/7).

OMSP sendiri merupakan operasi militer oleh TNI yang tidak ditujukan untuk peperangan, melainkan untuk menangani situasi darurat yang mengancam kepentingan nasional, termasuk perlindungan dan evakuasi WNI di luar negeri.

Meskipun belum menjadi opsi utama, anggota DPR menilai pentingnya kesiapan penuh dari berbagai lembaga terkait, termasuk Kemenlu, Kemenhan, dan TNI, jika kondisi memburuk dan upaya diplomasi tidak membuahkan hasil.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kepastian soal kondisi selebritas yang ditahan maupun hasil konkret dari proses negosiasi. Sejumlah tokoh publik dan warganet pun mulai menyuarakan keprihatinan mereka melalui media sosial, berharap pemerintah bertindak cepat dan tepat. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com