Beritabanten.com – Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang menggandeng Kelompok Tani setempat untuk mengelola lahan sawah seluas 3.000 m².
Kolaborasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan bangsa yang berdaya saing, mandiri dan sejahtera yang dilaksanakan pada Selasa (03/12/24).
Program ini merupakan salah satu inisiatif dari 13 Program Akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Tangerang, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ketahanan pangan ini adalah untuk mengoptimalkan lahan kosong menjadi produktif, serta menciptakan kemandirian pangan di lingkungan Rutan Tangerang.
“Inisiatif ini bertujuan untuk mengubah lahan yang tidak terpakai menjadi produktif, sambil membangun kemandirian pangan di lingkungan Rutan Tangerang. Ini juga mendukung sepenuhnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto,” ujar Raja Muhammad Ismael.
Selain pemanfaatan lahan sawah, program ini juga memberikan pelatihan keterampilan kepada Warga Binaan Rutan dengan harapan mereka dapat memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka setelah keluar dari Rutan.
Ketua Kelompok Tani yang terlibat mengapresiasi program ini dan berharap bisa menjadi contoh yang baik untuk wilayah lain.
Dengan mengedepankan sinergi antar instansi dan masyarakat, Rutan Kelas I Tangerang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai penggerak inovasi lokal yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Program ini membuktikan bahwa kolaborasi yang baik dapat memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan