Beritabanten.com – Guru ngaji pria berinisial M (39) di Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan akhirnya ditangkap setelah bertindak tidak senonoh pada delapan muridnya.
Keberhasilan M mengelabui mereka dengan iming-iming akan bisa membuka mata batin dan aura para muridnya.
“Menyampaikan serangkaian kata-kata bohong terhadap para korban dengan mengatakan bahwa tersangka dapat membuka aura dan mata batin para korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (3/10/2024)
“Para korban tersebut dapat melihat makhluk gaib dan terlihat lebih cantik apabila bertemu dengan lawan jenisnya,” dia tambahkan.
Ditambahkan oleh Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Rizkyadi Saputro bahwa pengungkapan kasus ini setelah salah seorang korban menceritakan kejadian tersebut kepada saksi S.
“Kasus ini dapat terungkap setelah anak korban G menjadi korban atas tindakan asusila yang dilakukan oleh pelaku berinisial M tersebut merasa risih dan menceritakan kejadiannya yang dialami anak korban H kepada seorang saksi berinisial S yang juga merupakan salah seorang pengajar ilmu agama,” kata Rizkyadi.
Diberitakan, Mahendra dikenal sebagai guru ngaji dan penjaga Masjid Al-Huda di Kampung Maruga. Ketua RW setempat, Rahman, mengungkapkan bahwa modus pelaku adalah dengan menjanjikan para korban yang rata-rata remaja bahwa doa-doanya bisa mengabulkan semua permintaan mereka.
Pelaku kemudian melakukan pelecehan di rumah kontrakannya, sambil menakut-nakuti korban bahwa mereka bisa menjadi gila jika tidak menurut.
Perbuatan Mahendra terungkap setelah salah satu korban memberanikan diri menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya, yang kemudian melapor kepada pengurus lingkungan dan mendatangi rumah kontrakan pelaku. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan