Beritabanten.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan siap mengikuti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, melakukan pemangkasan anggaran hingga 40 persen.

” sekitar Rp200 miliar atau 40 persen. Itu belum total semuanya, ya, karena belum dihitung,” kata Wali Kota, Rabu (5/2/2025).

Benyamin menjelaskan bahwa efisiensi anggaran ini akan diterapkan pada program dan kegiatan noninfrastruktur. Namun, pihaknya masih menunggu surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait teknis efisiensinya.

“Atau juga bisa disimpan untuk belanja tidak terduga. Hal ini guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan lainnya,” ujarnya.

Wali Kota memastikan bahwa Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tidak berdampak terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini akan tetap dilaksanakan.

“Saya juga tidak memotong dana infrastruktur. Jadi, yang diefisienkan itu non-infrastruktur, seperti belanja-belanja non fisik,” ucapnya.

Benyamin juga menambahkan bahwa pihaknya akan membangun disiplin di kalangan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait kebijakan efisiensi.

Sebagai contoh, perjalanan luar daerah akan dibatasi jumlah pesertanya, dengan hanya yang berkepentingan yang diizinkan ikut.

“Contohnya kalau perjalanan ke luar daerah biasanya 10 orang, nanti jadi 4-5 orang. Kemudian, kegiatan seremonial sudah tidak ada lagi yang menggunakan sumber APBD,” ujarnya.

Diketahui, APBD 2025 di Kota Tangsel mencapai Rp4,8 triliun, yang mengalami kenaikan sekitar 1,57 persen dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com