Beritabanten.com – Pemkot Tangerang dan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk bersepakat mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah Kota Tangerang.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, bersama Direktur Manufacturing PT SBI Tbk, Soni Asrul Sani.
Ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dan Wakil Wali Kota Maryono Hasan, Senin (26/5) di Ruang Rapat Patio, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang.
Melalui kerja sama ini, hasil pengolahan sampah oleh Pemkot Tangerang dalam bentuk Refuse Derived Fuel (RDF) akan dibeli oleh PT SBI sebagai bahan bakar alternatif.
Saat ini, Kota Tangerang mampu mengolah sekitar 50 ton sampah setiap hari dan menghasilkan RDF sebanyak 19 ton per hari.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini merupakan wujud komitmen Pemkot dalam mencari solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan sampah di kota.
“Pengelolaan sampah bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Dengan mengoptimalkan nilai ekonomis sampah menjadi energi alternatif, kita dapat menciptakan manfaat ganda,” ujarnya.
Sachrudin berharap kerja sama ini menjadi mitra jangka panjang yang tidak hanya menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah, tapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian di Kota Tangerang.
Ia juga menambahkan bahwa PT SBI Tbk yang memiliki teknologi dan kapabilitas dalam pemanfaatan RDF sangat tepat sebagai mitra pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular.
Sementara itu, Direktur Manufacturing PT SBI Tbk, Soni Asrul Sani, menyatakan dukungan penuh atas kolaborasi ini.
“PT Solusi Bangun Indonesia berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan,” jelas dia.
“Kota Tangerang mampu memproduksi RDF yang sesuai dengan kebutuhan kami, sehingga kerja sama ini adalah langkah positif untuk mewujudkan solusi berkelanjutan bagi lingkungan dan ekonomi,” dia tambahkan.
RDF sendiri adalah bahan bakar alternatif yang berasal dari limbah padat perkotaan yang telah melalui proses pemilahan dan pengolahan.
PT SBI Tbk juga menyatakan kesiapan membeli RDF produksi Kota Tangerang, setelah evaluasi awal menunjukkan kualitas RDF yang memenuhi spesifikasi untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif di pabrik semen mereka.
Komitmen ini diharapkan dapat mengurangi timbunan sampah sekaligus membuka nilai ekonomi baru dari pengelolaan sampah di tingkat daerah. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan