Beritabanten.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang mengadakan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan Pemkab Tangerang.
Kegiatan yang menegaskan bahaya narkoba ini berlangsung di Ruang Rapat Parakan Gedung PU pada Rabu (23/7/2025).
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Prima Saras Puspa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang bahaya narkoba sekaligus mendorong upaya pencegahan penyalahgunaan di lingkungan kerja.
“Agenda hari ini bertujuan meningkatkan kesadaran ASN bahwa narkoba kini semakin dekat dengan kehidupan kita, sekaligus menegaskan pentingnya upaya pencegahan,” ujar Prima.
Langkah ini didasari oleh Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen kuat dalam memberantas narkoba dengan berbagai strategi, termasuk memperkuat integritas para pegawai melalui sosialisasi ini.
“Yang utama adalah menjaga integritas. Kami mengingatkan semua ASN agar menjauh dari narkoba, karena dampaknya tidak hanya pada diri sendiri, tapi juga keluarga dan pelayanan publik,” tambah Prima.

Tangerang Bersih Narkoba
BNK Tangerang juga aktif bersinergi dengan Pemkab Tangerang dalam upaya pencegahan narkoba melalui sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan, dinas, hingga rumah sakit, sekaligus memberikan edukasi mengenai berbagai jenis narkoba.
Ketua BNK Tangerang, Dedi Sutardi, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rapat koordinasi kepegawaian yang bertujuan mewujudkan program Lingkungan Kerja Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Tangerang.
Program ini mendorong seluruh ASN untuk berkomitmen dengan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk penegasan anti-narkoba.
“Kami harap semua unit kerja dan bagian kepegawaian aktif memantau lingkungan masing-masing untuk mendeteksi indikasi penyalahgunaan narkoba, sehingga dapat segera mengambil langkah konkret bersama instansi terkait,” jelas Dedi. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan