Beritabanten.com – Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Yuli Saputra mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Polisi Republik Indonesia (Polri) mendukung ketahanan pangan.

Hal tersebut diwujudkan dengan terus berkolaborasi dalam memperluas area lahan tanam jagung di sejumlah kecamatan.

“Pengembangan tanaman jagung memiliki potensi besar untuk menopang sektor pertanian dan perekonomian masyarakat,” katanya dikutip redaksi dari Antara, pada Sabtu 28 Juni 2025.

Dalam menopang kolaborasi tersebut, Pemkab Serang juga kerja sama dengan jajaran kepolisian dalam memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami jagung.

“Kami bekerja sama dengan jajaran kepolisian untuk memanfaatkan lahan tidur di tiga wilayah hukum di antaranya Polres Serang, Polres Cilegon dan Polresta Serang Kota,” katanya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polresta Serang Kota, setiap polsek di wilayah tersebut direncanakan mengelola dua hektare lahan untuk pengembangan jagung kering.

“Itu hasil koordinasi dengan teman-teman dari Polres Serang Kota. Lahan-lahan yang akan digunakan adalah lahan tidur, tanah bengkok desa, atau lahan milik petani yang berminat,” katanya.

Tahun ini luas lahan tanaman jagung mencapai 1.104 hektare dengan hasil produksi mencapai 4.754 ton. Angka tersebut terdapat kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2.747 ton yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Pamarayan, Jawilan, Kopo, Cikande, Anyer, Cinangka, Bojonegara, dan Puloampel.

Pemkab Serang juga tengah berupaya untuk mendapatkan bantuan benih dari pemerintah pusat. Karena jika luas tanam bertambah maka otomatis suplai ke pabrik akan meningkat.

“Potensi pasar jagung kering di Kabupaten Serang sangat besar. Terdapat sembilan pabrik pakan ternak di wilayah ini yang membutuhkan pasokan hingga 2 juta ton jagung kering per tahun. Namun, kontribusi petani lokal saat ini belum mencapai 10 persen dari kebutuhan tersebut,” katanya.

Pihaknya berharap dengan bertambahnya luas tanam jagung, kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan daerah semakin meningkat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com