Beritabanten.com – Nama Budiman Sudjatmiko kembali mencuri perhatian publik. Mantan aktivis pergerakan mahasiswa yang dulu dikenal vokal mengkritik pemerintahan Orde Baru itu kini dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).
Perjalanan politik Budiman terbilang panjang dan penuh dinamika. Lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 10 Maret 1970, ia dikenal sebagai salah satu tokoh reformasi yang berani menentang rezim Orde Baru. Namanya melambung sebagai pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD), organisasi yang kala itu menjadi simbol perlawanan terhadap kekuasaan.
Pilihan jalan perjuangan yang ditempuh Budiman tidak mudah. Pasca peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli, ia ditangkap dan harus mendekam di penjara karena dianggap terlibat dalam gerakan oposisi. Namun, pengalaman tersebut justru mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon perjuangan demokrasi di Indonesia.
Memasuki era reformasi, Budiman mengubah strategi perjuangannya. Ia memilih jalur politik formal dengan bergabung ke PDI Perjuangan dan terpilih menjadi anggota DPR RI selama dua periode.
Selama berada di Senayan, Budiman dikenal aktif memperjuangkan isu desa. Salah satu kontribusi yang paling mendapat perhatian adalah keterlibatannya dalam mendorong lahirnya Undang-Undang Desa yang membuka ruang lebih besar bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kini, Budiman berada di jantung pemerintahan. Sebagai Kepala BP Taskin, ia memikul tanggung jawab besar untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perjalanan dari aktivis jalanan menuju pejabat negara menjadi bukti perubahan peran dari pengkritik kebijakan menjadi pelaksana kebijakan.
Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi Banten menilai perjalanan Budiman menunjukkan bahwa seorang aktivis dapat bertransformasi menjadi negarawan.
“Budiman Sudjatmiko adalah contoh bahwa perjuangan tidak selalu berhenti di jalanan. Ketika masuk ke pemerintahan, tantangannya adalah bagaimana menerjemahkan idealisme menjadi kebijakan yang nyata dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, publik kini menaruh harapan besar kepada Budiman. Rekam jejak sebagai aktivis yang selama ini dikenal memperjuangkan kepentingan rakyat diharapkan dapat diwujudkan melalui program-program yang konkret, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan.
“Harapan masyarakat besar. Dari seorang aktivis yang dahulu memperjuangkan perubahan, kini saatnya menunjukkan hasil melalui kerja nyata sebagai pejabat negara,” pungkasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan