Beritabanten.com – Saat pertama kali Anda membayangkan DKI Jakarta, apa yang terbayang di pikiran Anda? Banjir atau biaya hidup mahal? Ya, biaya hidup di ibu kota tidak diragukan lagi memang mahal. Bahkan salah satu yang termahal di Indonesia.
Secara kota di pulau Jawa ini merupakan metropolitan dan pusat ekonomi secara nasional. Tidak hanya DKI Jakarta, biaya hidup dua daerah di Provinsi Banten ini juga termasuk tinggi ternyata.
Sebenarnya, rendah atau tingginya biaya hidup di suatu kota disebabkan oleh banyak faktor. Hal ini biasanya dipengaruhi dari kemajuan daerah, minat wisata, tingkat pertumbuhan ekonomi, gaya hidup, dan lain sebagainya.
Makin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, maka harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut juga turut tinggi.
Berikut ini daftar 10 kota termahal di Indonesia yang memiliki biaya hidup tinggi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS):
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), berikut ini daftar 10 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia:
- Jakarta
Sebagai Ibu Kota Indonesia, total rata-rata pengeluaran per kapita di kota Jakarta adalah sebesar Rp 4.446.770. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 16.897.727.
- Surabaya
Berada di posisi kedua, pengeluaran di Surabaya rata-rata sebesar Rp 4.240.902 per kapita. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 16.115.429.
Surabaya juga merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Timur sekaligus kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Tidaklah heran jika Surabaya masuk daftar kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia.
- Bekasi
Total rata-rata pengeluaran per kapita di Bekasi adalah sebesar Rp 4.119.168. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 16.888.582.
- Depok
Berbatasan langsung dengan Jakarta, kota Depok dikenal sebagai rumahnya orang-orang yang bekerja di Ibu Kota. Total rata-rata pengeluaran per kapita di kota Depok adalah sebesar Rp 3.424.560. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 13.355.784.
- Semarang
Total rata-rata pengeluaran per kapita di Semarang mencapai Rp 3.257.315. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 13.680.725.
- Tangerang
Berbatasan langsung dengan Ibu Kota Jakarta, Tangerang merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di kawasan Jabodetabek.
Total rata-rata pengeluaran per kapita di Tangerang adalah sebesar Rp 3.287.159. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 12.491.204.
- Makassar
Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan ini merupakan salah satu kota metropolitan yang ada di Indonesia jika dinilai dari infrastruktur dan pembangunannya.
Total rata-rata pengeluaran per kapita di Makassar adalah sebesar Rp 3.253.338. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 14.640.022.
- Metro
Merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Lampung, Indonesia yang berjarak sekitar 52 km dari Kota Bandar Lampung. Berdasarkan survei biaya hidup BPS 2018, total rata-rata pengeluaran per kapita di kota Metro adalah sebesar Rp 3.217.451. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 12.226.313.
- Serang
Total rata-rata pengeluaran per kapita di Kota Serang, Banten adalah sebesar Rp 3.178.430. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 13.031.561.
- Banjarmasin
Kota Banjarmasin adalah sebuah kotamadya yang juga merupakan ibukota dari Provinsi Kalimantan Selatan. Total rata-rata pengeluaran per kapita di Kota Banjarmasin adalah sebesar Rp 3.168.097. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 12.038.769. [Red]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan